Halloween party ideas 2015

Bupati Lamteng Loekman Djoyo Soemarto bersama Plt. Kadis Kesehatan dr. Lindawati, Ketua TP PKK Lamteng Ny. Ellya Luciana Loekman Djoyo Soemarto, Dandim 0411/LT, Ketua DWP Lamteng melakukan gerakan CPTS. (foto: Yen)

GUNUNG SUGIH -- Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan kesehatan masyarakat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan tema, "Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan Pemantapan Kesrak PKK - KKBPK - Kesehatan, Tangan Bersih Pangkal Sehat."



Kegiatan ini adalah salah satu tindakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), acara berlangsung di kampung Tulung Kakan Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Senin (19/11/2018).




Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan dr. Lindawati, MM menyampaikan, membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun bertujuan memutuskan mata rantai kuman.



"Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena tangan seringkali menjadi agen yang membawa kuman dan menyebabkan patogen berpindah dari satu orang ke orang lain, baik dengan kontak langsung ataupun kontak tidak langsung (menggunakan permukaan-permukaan lain seperti handuk, gelas),” jelas dr. Lindawati.



Menurut Kadis, tangan yang terkontaminasi saat tidak dicuci dengan sabun dapat memindahkan bakteri, virus dan parasit pada orang lain yang tidak sadar bahwa dirinya sedang ditularkan.



Diketahui program PHBS CTPS telah di canangkan organisasi dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), bertepatan tanggal 15 Oktober tetapkan sebagai Hari Mencuci Tangan dengan Sabun Sedunia. 



"Ada 20 negara di dunia yang akan berpartisipasi aktif dalam hal ini, salah satu di antaranya adalah Indonesia,” jelasnya.



Dijelaskan dr. Lindawati CTPS merupakan perilaku sehat yang telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare, Infekai Saluran Pernafasan Atas (ISPA) dan flu burung, bahkan disarankan untuk mencegah penularan influenza.



"Banyak pihak yang telah memperkenalkan perilaku ini sebagai intervensi kesehatan yang sangat mudah, sederhana dan dapat dilakukan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Berbagai survey di lapangan menunjukkan menurunnya angka ketidakhadiran anak karena sakit yang disebabkan oleh penyakit setelah diintervensi dengan CTPS,” tegasnya.



Lebih lanjut Kadis Kesehatan menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga masyarakat dapat berperilaku sehat agar dapat mengubah perilaku masyarakat ke arah perilaku sehat sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal serta meningkatkan PHBS di tatanan rumah tangga dan sekolah, terutama cuci tangan pakai sabun di masyarakat.



Ada tujuh langkah CTPS yakni, basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan memakai air yang mengalir, ambil sabun kemudian usap dan gosok kedua telapak tangan secara lembut.



Usap dan gosok juga kedua punggung tangan secara bergantian. Jangan lupa jari-jari tangan, gosok sela-sela jari hingga bersih. Bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan kedua tangan. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian. Letakkan ujung jari ketelapak tangan kemudian gosok perlahan.



"Terakhir, bersihkan kedua pergelangan secara bergantian dengan cara memutar, kemudian diakhiri dengan membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu keringkan memakai tisu atau dikibas-kibaskan, jangan menggunakan handuk,” pungkasnya. 



Hadir dalam acara tersebut, Bupati Lamteng Loekman Djoyo Soemarto, Plt. Kadis Kesehatan dr. Lindawati, Komandan Kodim 0411/LT Letkol Czi Burhanuddin, SE, M.Si, Ketua TP PKK Lamteng Ny. Ellya Luciana Loekman Djoyo Soemarto, Ketua DWP Lamteng Ny. Hj. Rusdiana Adi Erlansyah, dan para pejabat di Lingkup Pemkab Lamteng serta masyarakat.(jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.