Halloween party ideas 2015



BANDAR LAMPUNG -- Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengajak kalangan swasta terlibat aktif mempromosikan pariwisata Lampung agar  ‘mendunia’.

Hal itu diungkapkan gubernur saat sambutan pada penyerahan draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2019 kepada DPRD Lampung, Senin (12/11). 

Gubernur menceritakan saat perjalanan dinasnya ke Negara Eropa beberapa hari lalu. Disebutkan, promosi pariwisata Bali di Kota London, Inggris justru tidak melibatkan Pemprov Bali. “Tetapi pihak swastanya. Hotel-hotel di Bali mendominasi di situ untuk promosi wisata di sebuah stan khusus yang telah disediakan, bahkan sampai ¾ dari stan yang ada didominasi pariwisata Bali," kata gubernur.

Gubernur, karenanya berharap swasta harus ikut adil dalam melakukan promosi pariwisata Lampung. "Jadi bagaimana upaya swasta agar hotel dan pariwisata Lampung dipromosikan, bisa dengan menggandeng tour and travel atau lainnya," ujarnya.

Namun gubernur juga menyadari bahwa pariwisata yang ‘mendunia’ itu butuh dukungan infrastruktur yang layak. Seperti bandara internasional.

Gubernur karena, sangat mendorongan agar Bandara Radin Inten II Branti Kabupaten Lampung Selatan bisa secepatnya menjadi bandara internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Qodratul Ikhwan menegaskan, akan berupaya menjadikan Bandara Radin Inten II Branti Kabupaten Lampung Selatan menjadi bandara internasional.“Ini kita dorong terus ke Kementerian Perhubungan bagaimana SK bandara internasional bisa segera diteken," kata dia.

Qodratul menjelaskan Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional juga masih menunggu pengambil alihan bandara oleh Angkasa Pura.“Saat ini masih dalam proses. Jika itu sudah dipegang angkasa pura, maka kita yakin bandara internasional akan terwujud," tuturnya. (*)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.