Halloween party ideas 2015

Holidi. (foto: fb-hld)
journalnusantara.co.id -- Ketiga Jurnalis yang dituduh melakukan pemerasan terhadap seorang Kepala Kampung (Kakam) Moris Jaya Unit 3 Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) akan melapor balik dengan tuduhan pencemarannama baik kepada Polda Lampung.

Holidi salah satu ketiga Wartawan yang ikut diamankan polisi, mengatakan, "kami akan segera lapor balik ke Polda Lampung, laporan kami pencemaran nama baik dan kami juga akan melaporkan dugaan pidananya terkait kegiatan pengelolaan dana desa," ujar Holidi, Senin (19/11).

Dipaparkan Holidi, langkah hukum yang mereka ambil mendapat dukungan dari rekan-rekan wartawan, sebanyak 40 Wartawan siap memberikan dukungan moral.

"Langkah kami juga mendapat dukungan dari rekan-rekan media di Tulang Bawang, ada 40 orang telah siap memberikan dukungan kepada kami," ungkapnya.

Terkait ramainya media online memberitakan kejadian tersebut, Holidi sangat menyesalkan karena berita yang dimuat tidak berimbang dan tendensius karena mereka menilai pemberitaan yang menimpa mereka tidak berimbang dan tendensius, karena berita di muat tanpa konfirmasi.

"Kami sangat menyesalkan sikap media yang terkesan terburu-buru dalam memberitakan sehingga mengenyampingkan kaedah-kaedah jurnalistik. Mereka tidak ada yang konfirmasi dengan kami, dan berita yang terlanjur naik dan di baca masyarakat tidak berimbang dan tendensius," ujarnya.

Semestinya, kata Holidi, sebagai seorang jurnalis harus lebih berhati-hati dalam menulis berita, apalagi tidak konfirmasi dengan yang bersangkutan.

"Jangankan memeras, meminta pun kami tidak pernah lakukan, kami tidak terima karena kami tidak pernah meminta apalagi menerima uang Program Prona tahun 2015 seperti yang dituliskan di beberapa Media online bahwa ada oknum wartawan ditangkap polisi karena memeras Kepala Kampung dengan barang bukti uang Rp 2,5 juta sebagai DP dari total Rp 30 juta itu. Yang menerima uang itu adalah Ishar, warga yang menjadi korban pungli pembuatan sertifikat Prona," ujarnya via telpon.

Adanya kejadian ini, dan pemberitaan sepihak Holidi dan kedua rekannya melaporka  ke Dewab Pers.

"Kami akan mengambil langkah tegas sampai ke Dewan Pers," imbuhnya. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.