Halloween party ideas 2015

Disdukcapil Lamteng. (foto: bn)
GUNUNG SUGIH -- Sejumlah masyarakat Lampung Tengah (Lamteng) mengeluhkan terhambatnya pelayanan di dinas Pemerintah Kabupaten Lamteng di Gunung Sugih terhambat, pasalnya alat kerja berbasis komputer tidak bisa beroperasi karena terjadi pemadaman listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pemadaman listrik terjadi hari Senin, (19/11) dan hari ini Rabu (21/11) tanpa pemberitahuan, sehingga mengganggu dan menghambat pelayanan diberbagai urusan.

Keluhan diungkapkan Dedi warga Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lamteng yang sedang mengurus dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Ia datang hari Senin terhambat karena listrik padam dan kembali hari Rabu juga sama, listrik padam, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk yang ia urus tidak dapat diproses karena terkendala listrik.

"Hari Senin (19/11) saya datang ke Disdukcapil untuk mengurus KK dan KTP ga bisa di proses, kata petugasnya listrik padam, terus karena hari Selasa hari libur, saya datang lagi hari Rabu (21/11) ternyata belum juga bisa diproses, ya karena listriknya mati, udah jauh-jauh ga jadi juga," keluhnya.

Ia menjelaskan, jarak tempuh antara tempat tinggal dan Disdukcapil cukup jauh, menghabiskan waktu sekitar 1-2 jam perjalanan, sehingga jika pengurusan dokumen kependudukan tidak kunjung selesai maka bisa dibayangkan waktu yang tersita.

"Tempat tinggal saya cukup jauh dengan dinas ini (disdukcapil), sekitar 1-2 jam, kalau masalah listrik yang menjadi persoalannya, berapa banyak waktu terbuang dan kegiatan lainnya yang tidak bisa dikerjakan karena ngurus KK dan KTP saja, saya berharap pemerintah (Pemkab Lamteng) bisa mencari solusi untuk mengatasi masalah listrik yang sering padam, kasihan masyarakat harus jauh-jauh ga tahunya tidak bisa dilayani karena listrik mati," harapnya.

Persoalan pemadaman listrik tidak hanya dikeluhkan pada pelayanan pada Disdukcapil saja, di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lamteng juga mengalami hal yang sama.

Lukman warga Kecamatan Terusan Nunyai harus menanggung kekecewaan karena pengurusan surat pindah sekolah anaknya tidak bisa dilayani karena listrik padam.

"Saya mau urus surat pindah sekolah anak saya tapi tidak bisa karena listrik mati, saya ke dinas dari hari Senin lalu dan datang lagi hari ini (Rabu, 21/11), belum juga selesai, alasannya karena listrik mati lagi dari pagi," kata Lukman, (21/11).

Harapan yang sama disampaikan Lukman, agar masalah pemadaman listrik bisa diatasi dan tidak menghambat pelayanan masyarakat, jika dibiarkan maka pelayanan masyarakat menjadi tidak maksimal. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.