Halloween party ideas 2015

Kombes Pol Erlangga memberikan keterangan pers dihadapan wartawan. (foto: hany)
BATAM -- Polda Kepulauan Riau (Kepri) berhasil  gagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang dan penempatan pekerja migran Indonesia secara illegal melalui jalur laut pantai Batubesar Nongsa, Kota Batam (3/12/201).

4 orang terduga belaku berhasil diamankan Ditreskrim umum Polda Kepri dan 29 orang calon pekerja dari berbagai daerah akan diberangkatkan ke Malaysia.

Dalam keterangan pers, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Kamis (06/12/2018), Pelaku masing-masing Z bin R alias L sebagai penanggung jawab,  RM alias L pemilik kapal pengangkut pekerja migran illegal, M bin D sebagai penampung dan pengantar dan J berlaku mengarahkan pekerja saat menaiki kapal.

"Ada pun korban yang berjumlah 29 orang calon pekerja migran Indonesia illegal  yang berasal dari Flores  15 orang, 6 orang Lombok Nusa tenggara Barat (NTB), 4 orang berasal Makasar Sulawesi Selatan (Sulsel), 1 orang  Aceh Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dan  orang 1 dari Bengkulu dan 1 orang  dari Medan Sumatera Utara serta 1 orang dari Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Kombes Erlangga.

Masih menurut Erlangga, dari hasil penangkapan tersebut, Polda Kepri mengamankan barang bukti berupa buku kwitansi pembelian mesin kapal,  4 unit handphone, 1 unit mobil Avanza berwarna putih, 1 unit mobil Mitsubishi Pajero warna hitam silver 5 buku paspor yang sudah  di black list dan 1 unit kapal. (hany)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.