Halloween party ideas 2015


JAKARTA -- Gelombang tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan, dan Serang pada Sabtu malam, (22/12/2018) aekitar 21.27 WIB terus bertambah.

Data sementara yang disampaikan Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga dinihari tadi pukul 04.30 WIB, 23 Desember 2018 tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka-luka, 2 orang hilang, dan puluhan bangunan rusak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan, data korban tsunami kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat belum semua daerah terdampak di data.

"Dari 20 orang meninggal, 165 orang luka dan 2 orang hilang, terdapat di tiga wilayah, yaitu di Kabupaten Padenglang, Lampung Selatan, dan Serang," ujar Sutopo Purwo.

Di Kabupaten Pandeglang, daerah yang terdampak terdapat di Kecamatan Carita, Panimbang dan Sumur. Data sementara tercatat 14 orang meninggal dunia, 150 orang luka-luka, 43 rumah rusak berat, 9 unit hotel rusak berat, dan puluhan kendaraan rusak. Daerah yang terdampak parah adalah permukiman dan wisata di Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita.
Di Kabupaten Lampung Selatan terdapat 3 orang meninggal dunia dan 11 orang luka-luka. Sedangkan di Kabupaten Serang terdapat 3 orang meninggal dunia, 4 orang luka, dan 2 orang hilang. Daerah yang terdampak di Kecamatan Cinangka. (*)

Sumber: Pusdatainfo BNPB

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.