Halloween party ideas 2015

Bupati Lamteng menerima piagam MURI.


journalnusantara.co.id -- Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) kembali cetak rekor baru Musium Rekor Indonesia (MURI) dari kegiatan operasi hernia terbanyak dalam sehari di Indonesia kembali tercipta dilampung tengah yaitu berhasilnya tim dokter dalam mengoperasi 30 orang penderita hernia mengalahkan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang hanya berjumlah 23 penderita hernia.

Hal itu disampaikan ketua pengadilan tinggi tanjung karang Zaid Umar Bob Saidi. SH.MH dihalaman Pengadilan Negeri Gunung Sugih pada acara Bakti sosial dalam rangka memperingati hari ulang tahun Mahkamah Agung RI ke 73 dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (29/7/2018).

Bupati tengah berbincang dengan warga.

Dalam sambutannya Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Dr.Heri Swantoro SH MH mengatakan kegiatan ini merupakan kontribusi nyata dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI untuk Masyarakat Indonesia Khususnya Masyarakat Lampung tengah, dIjelaskan heri rekor ini tercipta atas inisiasi yang dilakukan Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia (BADILUM) bekerja sama dengan Arya Noble, Pengadilan Tinggi Tanjung Karang, Pemkab Lampung Tengah, Rumah sakit Demang sepulau Raya dan Rumah Sakit Harapan Bunda serta instansi terkait lainnya.

Loekman menuturkan sangat senang jika melihat kebahagian dari masyarakat ketika sudah bisa beraktifitas secara normal lagi karena hernia dan kataraknya sudah hilang.

Lebih lanjut loekman mengatakan Operasi Hernia yang dilakukan oleh BADILUM bekerja sama dengan Arya Noble ini belum pernah dilakukan di propinsi Lampung Program ini sangat baik, terutama menyentuh di sektor kesehatan, selain dari tercapainya rekor MURI ini Loekman juga berharap program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat .

Diakhir sambutannya sebagai keseriusan pemkab lampung tengah dalam kegiatan bakti sosial ini, pemkab lampung tengah telah mengerahkan semua komponan yang ada seperti rumah sakit dan tim medisnya, para pimpinan kecamatan dan kampung bahkan sampai ketingkat dusun untuk mendata masyarakat yang akan di oprasi. (ADVERTORIAL)


Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.