Halloween party ideas 2015

Andi Surya. (foto: as)

BANDAR LAMPUNG -- Menurut Anggota DPD RI Andi Surya, terhadap kepolisian terkait dugaan pelecehan di Universitas Islam Negeri Radin Inten Lampung (UIN RIL),  Polisi sebaiknya sudah memikirkan untuk menghubungi keluarga korban dugaan pelecehan seks.

Baca juga: Andi Surya Resmi Dilaporkan Ke Polisi

Pernyataannya kepada media, terkait perkembangan proses hukum dugaan pelecehan seks mahasiswi EP oleh oknum dosen UIN RIL, SH, di kepolisian yang kabarnya saat ini traumatik banyak berdiam diri di rumah dan merasa diasingkan oleh pihak Kampus.

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Andi Surya: Saya Cuma Menjalankan Tugas Kewenangan Konstitusional

"Kabar yang beredar disebutkan ada dua kali utusan Kampus UIN yang menemui keluarga korban dengan maksud mediasi, namun menurut keluarga, ada pernyataan dari utusan tersebut, jika kasus dugaan pelecehan seks ini diteruskan kepada aparat kepolisian maka akan terjadi, "yang menang jadi arang dan yang kalah jadi abu", kata Andi dalam rilis yang diterima, Minggu (26/01/2019).

Baca juga: Dikabarkan Andi Surya Dikriminalisasi IKA UIN ke Polisi

Kabar ini, lanjut senator Lampung itu, merupakan informasi yang harus ditelusuri polisi, karena ungkapan "menang jadi arang kalah jadi abu", seolah-olah merendahkan proses hukum dan ketidakpercayaan kepada aparat penegak hukum baik kepolisian maupun pengadilan sekaligus upaya menakut-nakuti keluarga korban untuk tidak meneruskan proses hukum.

"Saya hanya khawatir jika pihak keluarga menghentikan delik aduan yang saat ini sedang diproses polisi oleh karena ungkapan itu artinya ada upaya menghalang-halangi jalan hukum menciptakan keadilan kepada korban," ujarnya.

Baca juga: Ini Kata Rektor UIN RIL Terkait Dugaan Pelecehan

"Ini negara hukum, dan dugaan kasus pelecehan seks ini masalah serius tentang hak dan keadilan untuk perempuan, ungkapan bernada negatif itu menurut saya upaya mendegradasi keluhuran hukum yang memiliki tujuan mencipta rasa keadilan di negeri ini, artinya sama dengan meragukan profesionalitas aparat kepolisian dalam mengungkap dan membuktikan suatu peristiwa dugaan pelanggaran hukum," imbuh Andi Surya.

Baca juga: Andi Surya: Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus UIN, Oknum Dosen Kehilangan Iman dan Akal Sehat

Dia menambahkan, "Polisi sebaiknya memanggil dan memeriksa utusan tersebut untuk mengetahui kebenarannya, selanjutnya ditelusuri siapa yang memerintahkan utusan UIN ini menemui keluarga korban dan menyampaikan pesan seperti itu," pungkas anggota MPR/DPD RI. (rls)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.