Halloween party ideas 2015

Andi Surya. (foto: net)

BANDAR LAMPUNG -- Universitas Islam Negeri Radin Inten Lampung (UIN RIL) menurut anggota DPD RI Andi Surya, dunia sudah terbalik, pasalnya orang lain yang melakukan dugaan pelecehan seksual namun katanya justru ia yang dilaporkan ke Polisi.

Baca: Ini Kata Rektor UIN Lampung Terkait Dugaan Pelecehan

"Orang lain yang melakukan dugaan pelecehan seksual, saya yang dilapor polisi. Saya sebagai wakil rakyat Lampung membela mahasiswi korban justru saya yang dikriminalisasi," kata Andi Surya menanggapi laporan UIN atas statemennya terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi  di kampus yang berbasis agama ini.

Baca: Andi Surya: Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus UIN, Oknum Dosen Kehilangan Iman dan Akal Sehat

Lanjut senator itu menambahkan, "kita kan Negara hukum, maka bila ada yang merasa tersinggung dan mengambil langkah hukum boleh saja. Apa yang saya lakukan adalah bentuk respon atas pernyataan Ketua klasika, Een Riansah, yang menyebutkan pelecehan seksual ini sudah berlangsung tiga kali dalam tiga tahun terakhir," tambahnya.

Tentu sebagai seorang anggota parlemen, Andi menuturkan,  memiliki kewajiban untuk merespon dalam batas kewenangan konstitusional dan jangan lupa ada hak imunitas atas pernyataan yang dilindungi UUD45 dan UU MD3.

Baca: Jika di Kriminalisasi, Andi Surya Akan Lapor Balik IKA UIN Lampung


"Menyikapi sebuah dugaan peristiwa asusila di wilayah pemilihannya adalah tugas parlemen apalagi dugaan pelecehan seksual ini terjadi pada lembaga perguruan tinggi berbasis agama milik negara, maka sudah tentu saya sebagai wakil rakyat terpanggil untuk menyikapi. Masak dibiarkan issu dugaan pelecehan ini begitu saja," tukasnya.

Menurutnya, "tidak ada bahasa fitnah maupun pencemaran nama baik yang saya sebutkan, karena konten dan frasa yang saya rilis adalah bersyarat, ada kata-kata 'jika', artinya, jika pernyataan saudara Een Riansah yang menduga terjadi maksiat terbukti oleh pengadilan, maka bisa dikatakan UIN dijadikan sarang atau tempat maksiat oleh oknum dosen terebut," paparnya dalam rilis yang diterima, Senin (21/01/2019).

Ia juga mengungkapkan, "tugas aparat hukum dalam hal ini polisi, membuktikan dugaan pelecehan seksual ini. Apakah benar terjadi pelecehan seksual seperti yang dilontarkan oleh Ketua Klasika, apalagi mahasiswi yang menjadi korban sudah melaporkan ke Kepolisian," ungkapnya.

Terkait laporan atas dirinya, ia berpendapat tidak mempermasalahkannya karena ia hanya menjalankan tugas dan kewenangan sebagai anggota parlemen.

"Saya tidak masalah dilapor polisi atau bahasa kasarnya dikriminalisasi, karena saya cuma menjalankan tugas dan kewenangan parlemen. Karena ini dalam kapasitas saya sebagai Anggota DPD RI. Sebagai Anggota DPD RI maka ada kewajiban konstitusi dan hak imunitas yang wajib dihormati sesuai UUD45 dan UU MD3," lanjutnya.

Masih kata Andi Surya, "mari kita ikuti saja proses pengaduan ini, agar Kampus UIN yang kita cintai ini terbebas dari dugaan aib pelecehan seksual oknum dosen, namun tentunya para pihak yang melaporkan dan mengkriminalisasi saya ini nantinya akan berhadapan juga dengan masalah hukum karena telah menghalang-halangi kami dalam menjalankan tugas dan hak serta kehormatan konstitusional saya sebagai sebagai anggota parlemen," pungkasnya. (rls)

Post a Comment

Powered by Blogger.