Halloween party ideas 2015

Pengibar bendera dari siswi pelajar SD sedang mengerek bendera yang di pimpin
Serda Marno. (foto: pendim)
Surakarta -- Serma Yuliyanto Bati Komsos Koramil 05/Pasar Kliwon (Psk) dan Serda Marno Babinsa Kelurahan Semanggi Koramil 05/Psk menjadi pembina upacara pada upacara bendera di SD Negeri Semanggi Lor dan SD Negeri Tegalrejo Kelurahan Semanggi kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Senin (04/02/2019).

Sedikitnya 350 orang mengikuti kegiatan tersebut diantaranya Kepala SD Negeri Semanggi Lor dan Kepala SD Negeri Tegalrejo, para guru, staf TU dan siswa siswi SD Negeri Semanggi Lor dan SD Negeri Tegalrejo.

Foto bersama usai upacara pengibaran bendera. (foto: pendim)

Dalam amanatnya, Babinsa Kelurahan Semanggi Serda Marno menjelaskan, salah satu wujud cinta tanah air adalah melaksanakan upacara bendera dengan baik dan dengan penuh hidmat.

"Hidmat artinya adalah melaksanakan upacara dengan sepenuh hati, dengan tertib, berpakaian yang rapih dan tidak ngobrol sendiri," ujarya.

Lebih lanjut dikatakannya, sejarah perjuangan para pahlawan untuk menaikkan bendera merah putih memerlukan pengorbanan yang sangat besar.

"Pengorbanan yang sangat banyak, baik harta, benda maupun nyawa, bendera merah putih adalah merupakan simbol kemerdekaan bangsa indonesia, jadi bagaimana caranya supaya bendera merah putih ini bisa berkibar di angkasa," kata Babinsa.

Sekarang, menurutnya, kita sudah lahir di jaman merdeka, bukan berarti bebas tapi masih berjuang.

"Perjuangan kita adalah melawan kemalasan, jadi dalam diri kita yang masih malas harus berjuang, tinggalkan malas itu dan kedua melawan kebodohan," tegasnya.

Para pelajar tambahnya, adalah merupakan generasi penerus bangsa dan generasi harapan bangsa.

"Di pundak kalianlah cita-cita untuk mewujudkan bangsa indonesia untuk menjadi bangsa yang besar, bangsa yang adil, makmur dan sentosa," tandasnya. (*/rls)

Sumber: Pendim 0735/SKA

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.