Halloween party ideas 2015

Ketua Bawaslu Lamteng Harmono (tengah) bersama saat menyampaikan siaran persnya.
 
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto mangkir dari panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), panggilan itu terkait video Loekman mengkampanyekan salah satu calon presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).
Sebelumnya, Bawaslu Lamteng telah melayangkan surat pemanggilan pada Rabu (21/2) kemarin, namun yang bersangkutan mangkir dengan alasan sedang ada kegiatan di Bandar Lampung.
Pemanggilan ini untuk klarifikasi terkait sikap Bupati mengampanyekan dan capres dan ajakannya untuk memilih Jokowi disela kegiatanya Kecamatan Seputih Surabaya dan video tersebut sudah beredar luas didunia maya, bisa ditonton di channel YouTube berjudul "Bawaslu Selidiki Video Bupati Lampung Ajak Warga Pilih Presiden Petahana, logo dalam video tersebut milik yang di salah satu televisi swasta nasional.


Menurut Ketua Bawaslu, Harmono mereka sudah melayangkan surat pemanggilan, tapi lanjut Harmono, Bupati tidak bisa datang memenuhi panggilan karena ada kegiatan di Bandar Lampung.
“Kemarin (Rabu) kita sudah kirim surat pemanggilan, tetapi beliau (Loekman) tidak hadir. Keterangan dari ajudan ada kegiatan di Bandarlampung,” terang Ketua Bawaslu, Kamis (21/02/2019).
Ketidakhadiran Loekman pada pemanggilan pertama, Bawaslu akan melakukan pemanggilan kedua yang rencananya dijadwalkan Senin, 25 Februari 2019.
”Senin depan kita panggil ulang,” ujarnya.
Beredarnya video tersebut, Bawaslu Lamteng menyatakan akan mempelajarinya terlebih dahulu.
"Kami akan pelajari dahulu, masih ada waktu tujuh hari untuk mempajari masalah ini,” kata  Harmono dihadapan wartawan.
Untuk penanganan persoalan tersebut, Harmono menjelaskan, pihaknya akan melibatkan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).
Sanski yang akan diberikan, Harmono mengatakan, masuk keranah pidana namun tidak mudah karena mereka akan berkoordinasi dengan tim Gakumdu.
"Tapikan tidak semudah itu, masalah pidana, kami akan berkoordinasi bersama Gakumdu,” pungkasnya. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.