Halloween party ideas 2015

Gibran Rifky Ramadan bocah penderita kanker otak. (foto: dian Ansyori)
Sukadana, JNNews -- Gibran Rifky Ramadan umur 4 tahun, buah hati pasangan Rosmayanti 31 tahun seorang ibu rumah tangga dan Syamsuddin 41 tahun berprofesi sebagai tukang pijat, kini anaknya terbaring lemah diruang perawatan RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta karena mengidap tumor otak.

Pasangan itu beralamat tak begitu jauh dari komplek perkantoran Pemkab dan Kantor Bupati Lampung Timur (Lamtim), sekira berjarak 1 kilometer dan sekira hanya 700 meter dari rumah pribadi wakil Bupati (Wabup) Lamtim.

Gibran Rifky Ramadan.
(foto: dian Ansyori)

Dengan kondisi amat memprihatin, Gibran yang sejak lahir dan tinggal bersama orang tuanya di Dusun Sidodadi Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana mengharapkan uluran tangan pemerintah serta para dermawan.

Diceritakan Syamsuddin, anaknya Gibran mengidap penyakit tumor otak sejak tanggal 23 Desember 2018 lalu. Awalnya, Gibran sering merasakan sakit kepalanya, lalu orang tuanya membawa anaknya ke Puskesmas Sukadana, oleh petugas medis Puskesmas, Gibran dirujuk ke RS Mardi Waluyo Kota Metro lalu dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung, namun bocah mungil itu dirujuk kembali ke RSUP Cipto Mangunkusumo, Jakarta untuk penanganan medis yang lebih baik.

Sesampai RSUP Cipto Mangunkusumo, Gibran disarankan untuk berobat jalan dengan membawa rujukan dari rumah di Lampung.

Menurut penuturan, orang tua Gibran, pengobatan anaknya ini gratis menggunakan kartu BPJS Kesehatan yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun pihak keluarga Gibran merasa kewalahan biayai transportasi prosedur rujukan, yang dimulai dari Puskesmas Sukadana lalu ke RSUD Jend. A. Yani Kota Metro yang selanjutnya ke RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Selain biaya transpotasi yang menjadi kendala, Syamsuddin juga mengeluhkan biaya makan minum selama masa perawatan anaknya dan mereka akan mencari tumpangan tempat tinggal selama di Jakarta.

"Belum lagi biaya makan minum dan lainnya yang tidak ditanggung BPJS, kami harus mencari tumpangan tempat tinggal sementara selama di Jakarta" tuturnya, Sabtu (16/02/2019). (apri)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.