Halloween party ideas 2015

Riyanto. (foto: jn)
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2019/2020 masih menerapkan sistem zonasi, sama dengan tahun sebelum.

Dijelaskan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Riyanto mendampingi Kepala Dinas H. Kusen, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) sedang mempersiapkan draft tehnik PPDB yang akan ditandatangani Bupati untuk menjadi Peraturan Bupati (Perbup).

"Kami sedang mempersiapkan draft yang kita usulkan ke Bupati untuk ditandatangani, nanti akan menjadi Perbub yang mengatur secara teknis sistem PPDB," jelas Riyanto, Rabu (27/02/2019).

Menurut Riyanto, PPDB mereka menetapkan persentase penerimaan siswa dan batasan usia calon siswa baru.

Untuk PPBD SD 90 persen dari zonasi, dan 10 persen bagi keluarga ASN (Aparatur Sipil Negara) serta Pegawai Swasta bisa mendaftarkan anaknya, atau warga pindahan dengan menunjukkan kartu keluarga (KK) selama 6 bulan sejak pindah ditempat yang baru," ujar Kabid Dikdas.

Sementara untuk PPBD SMP dan SMPLB, mereka menentukan sebesar 90 persen zonasi, 5 persen jalur prestasi, sedangkan pendaftar di luar zonasi juga 5 persen yang diperuntukkan keluarga ASN, Pegawai Swasta dengan melampirkan KK sekurang-kurangnya 6 bulan sejak dikeluarkan instansi terkait.

"Kita juga mengatur PPDB SMP dan SMPLB, persentase yang kita tentukan 90 persen pendaftar yang masuk dalam zona, 5 persen keluarga ASN dan Pegawai Swasta serta 5 persen untuk anak didik yang mempunyai prestasi," papar Riyanto.

Untuk batasan usia, ia menuturkan, TK (a) usia 4-5 tahun, TK (b) berusia 5-6 tahun, SD 7 tahun dan usia 6 tahun bisa di terima asalkan usia anak calon didik SD per 1 Juli 2019 genap 6 tahun dan hanya untuk memenuhi kuota kelas yang mungkin masih kekurangan jumlah siswa didik.

Untuk SMP dan SMPLB, Riyanto menambahkan, usia yang bisa diterima maksimal 15 tahun per 1 Juli 2019.

"Kita juga membatasi usia calon siswa didik dari berbagai tingkatan, seperti TK (Taman Kanak-Kanak) katagori (a) antara 4-5 tahun dan (b) 5-6 tahun, sementara SD maksimal 7 tahun, bisa 6 tahun tapi hanya untuk memenuhi kuota kelas yang masih kekurangan jumlah siswa didik, untuk SMP dan SMPLB maksimal 15 tahun, usia disemua tingkatkan dihitung per 1 Juli 2019," urainya.

Jadwal PPDB TK, PAUD, SMP dan SMPLB, Riyanto menambahkan, akan dimulai tanggal 17 Juni sampai dengan 05 Juli 2019.

"Pendaftaran PPDB TK, PAUD, SMP dan SMPLB akan dimulai 17 Juni sampai 05 Juli 2019. Kita tunggu saja Perbup yang saat ini sedang dibuatkan draftnya, didalam Perbup itu nanti mengatur semua tentang PPDB. Untuk lebih jelasnya dalam PPDB, menunggu Peraturan Bupati yg sedang dalam proses," pungkasnya. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.