Halloween party ideas 2015

Ilustrasi. (foto: jn)
LAMPUNG TENGAH, JNNews --Sebanyak 100 unit rumah tak layak huni di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) segera akan direhab pada tahun 2019 ini. Program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) tersebut merupakan program dari pemerintah kabupaten Lamteng.

Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perwakim), Hendra Z Sanjaya mendampingi Kepala Dinas Ir. Rudiyanto, mengatakan, mereka saat ini sedang mempersiapkan administrasinya, memverifikasi data usulan yang masuk serta mempersiapkan surat keputusan penetapan lokasi kawasan rehab RTLH.

Anggaran untuk rehab 100 unit itu itu sendiri, Hendra menuturkan, bersumber dari APBD Kabupaten Lam 2019 dan 10 kawasan 6 kelurahan masuk dalam kawasan perkotaan dan 4 kampung sebagai kawasan penyangga.

"Kita akan memprioritaskan 6 kawasan perkumuhan perkotaan di 6 kelurahan yaitu Kelurahan Bandarjaya Barat, Bandarjaya Timur, Yukum Jaya, Gunung Sugih dan Kelurahan Gunung Sugih Raya serta Kelurahan Komering Agung, sisa kawasan penyangga sebanyak 4 kampung," ujar Hendra di ruang kerjanya, Rabu (13/02/2019).

Besaran dana per rumah yang akan direhab, Kabid Perkim itu memaparkan, 1 kepala rumah tangga akan mendapatkan bantuan senilai Rp 15 juta berbentuk material bukan uang tunai.

"Per rumah yang akan direhab mendapatkan bantuan material senilai Rp 15 juta, kami harapkan ada program ini bisa membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkannya," paparnya.
Dengan adanya program RTLH, Hendra Z Sanjaya, berharap dan optimis permasalahan rumah tidak layak huni di Kabupaten Lamteng cepat terselesaikan. (jn)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.