Halloween party ideas 2015

Wartawan di Mesuji sedang menggelar aksi damai. (foto: sandri)
Mesuji, JNNews -- Seluruh organisasi wartawan Aliansi Jurnalistik Online Indonesia, (AJOI), Persatuan Wartawan indonesia (PWI), Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) di Kabupaten Mesuji melakukan Aksi damai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR).

Aksi di gelar terkait peryataan yang melarang wartawan melakukan peliputan hasil pekerjaan Dinas PUPR pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Massa yang terdiri dari tiga organisasi profesi wartawan demo. (foto: sandri)


Ungkapan kekecewaan disampaikan Ketua umum DPC AJOI Heman Baginda di depan dinas PUPR.

"Tuntutan kami tidak banyak - banyak kadis PUPR harus meminta maaf kepada rekan-rekan jurnalis di Mesuji, dan memberi klarifikasi atas kesalahanya yang melarang meliput kegiatan expose," tegas Herman.

Masih dengan rasa kesalnya, Ketua AJOI, menuding Kadis PUPR tidak paham Undang-undang tentang Pers, ia juga mengancam apabila tuntutan mereka tidak di kabulkan, seluruh wartawan di Mesuji akan menggelar aksi serupa dengan jumlah yang besar.

"Kami akan mengelar aksi lagi apabila tuntutan kami tidak segera diindahkan oleh Kadis PUPR Mesuji," tukasnya.

Hal senada dikatakan Ketua PWI Mesuji,  menurutnya, aksi damai hari ini tidak lain karena bentuk kekecewaan rekan-rekan jurnalis yang ada di Kabupaten Mesuji.

"Kami harapkan Kadis PUPR Mesuji dapat segera memberikan jawaban atas tuntutan rekan-rekan media yang ada di Mesuji," singkatnya.

Amat disayangkan, aksi damai yang dilakukan di Kantor Bupati tidak satupun pejabat yang bersedia menemui para wartawan tersebut.

Sama dengan didepan kantor Bupati,
Kekecewaan awak media juga kembali dirasakan, karena kedatangan mereka di Dinas PUPR Mesuji, tidak ada seorang pejabat pun yang berkenan menemui, hanya seorang staf keuangan berani menemui kumpulan massa.

Saat aksi berlangsung, baik Kadis maupun Plt. Sekertaris PUPR dan pejabat teras Mesuji tidak ada ditempat bahkan ruangan yang ada di DPUPR Meusji kosong.

Informasi terhimpun saat itu, Kadis PUPR Mesuji sedang memenuhi panggilan KPK di Jakarta, sedangkan Plt. Sekertaris tidak masuk kantor setelah mengikuti Musrembang, sementara kabid-kabidnya masih turun kelapangan.

Sementara aksi damai yang digelar oleh tiga Organisasi itu, di kawal ketat dari pihak Kepolisian, serta Satpol PP Mabupaten Mesuji. (*)

Laporan: Sandri
Editor: Firman Hakiki

Post a Comment

Powered by Blogger.