Halloween party ideas 2015


MESUJI, JNNews -- Ratusan Wartawan yang tergabung ditiga Organisasi yakni, Ajoi, AWI dan PWI Mesuji kembali mengelar unjuk rasa ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, (DPUPR) Mesuji.

Kedatangan wartawan di kantor DPUPR Mesuji tidak lain untuk menuntut Kepala Dinas PUPR meminta maaf kepada Rekan - Rekan media yang ada di Kabupaten Mesuji. (18/3/19).

Koordinator Aksi Herman Baginda yang juga Ketua DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia, mengatakan dalam orasinya, tidak lain menuntut agar kepala dinas DPUPR meminta maaf secara umum terkait pengekangan wartawan dalam menjalankan tugas kejurnalistiknya.

"Kami memimta agara Kepala Dinas untuk meminta maaf atas ketidak bolehan awak media meliput acara Expos pekerjaan Pasca OTT KPK beberapa waktu lalu. Dan Kenapa Kepala Dinas memerintahkan untuk tidak boleh diliput,"tegas Herman.

Tak berselang lama orasi yang disampaikan wartawan didepan kantor DPUPR Mesuji langsung disambut langsung Kadis DPUPR Mesuji Najmul Fikri, bahkan Kiki menegaskan bahwa dirinya meminta maaf atas adanya miskomunikasi yang terjadi.

"Saya atas nama privadi dan Pemerintahan Kabupaten Mesuji meminta maaf dengan sebesar - besarnya kepada rekan - rekan media, atas ketidak bolehan saya untuk meliput acara tersebut dan ini hanya miskomunikasi,"tegasnya.

Masih dikatakan Kiki nama akrabnya, dengan ada masalah seperti ini kami harap kemanusian kawan - kawan semuanya, dan hapan saya selaku kepala dinas PUPR, supa kedepanya dapat bekerja sama dengan baik untuk membangun kabupaten mesuji kedepanya.

Sementara dalam ujuk rasa tersebut di kawal ketat oleh pihak kepolisian, Satpol PP Kabupaten Mssuji. (*)

Post a Comment

Powered by Blogger.