Halloween party ideas 2015

Kadis Bina Marga Lamteng Ir. Ismail, MT saat memberikan sambutan didampingi Radik,  Yunizar, Sudihartono dan Sukamto. (foto: jn)
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Dalam rangka meningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja jasa konstruksi berdasarkan amanat pasal 70 ayat 1 Undang Undang Nomor 02 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi bahwa setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi, wajib memiliki Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK).

Untuk memenuhi hal tersebut, Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mengadakan kegiatan Pelatihan Tenaga Kerja Terampil Konstruksi Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah yang diikuti sebanyak 60 orang peserta, masing-masing dari perwakilan perusahaan mitra pemerintah setempat.

Pemateri Sudihartono dari LPJK saat memberikan pembekalan kepada peserta pelatihan. (foto: jn)

Disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga, Ir. Ismail, MT, pada saat pembukaan acara tersebut, kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pekerja konstruksi yang berkompeten dan berdaya saing sehingga para pekerja konstruksi yang telah melalui sertifikasi mampu menjadi tuan rumah diwilayahnya.

"Kita berharap kegiatan ini mampu menambah jumlah pekerja konstruksi yang profesional dan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pekerja konstruksi yang berkompeten dan berdaya saing agar tenaga kerja konstruksi yang ada selanjutnya bisa menjadi tuan rumah di wilayah kita sendiri," jelas Ir. Ismail, MT, Senin (22/04/2019).

Peserta mendengar pemaparan dari LPJK.
(foto: jn)

Kadis juga menuturkan, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sebanyak 450 orang pekerja konstruksi memiliki kompetensi dari sejumlah bidang seperti pekerja konstruksi jalan dan jembatan, gedung, sementara saat ini di Kabupaten Lampung Tengah baru mempunyai 25 orang pada tahun 2018 dan akan di tambah 60 orang yang sedang mengikuti pelatihan selama dua hari 22-23 April 2019, sehingga Dinas Bina Marga akan menghasilkan sebanyak 85 orang pekerja konstruksi bersertifikasi.

"Kita akan terus menambah jumlah pekerja konstruksi yang bersertifikasi, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan Kabupaten Lampung Tengah  450 orang dan kita harapkan pada kegiatan saat ini Dinas Bina Marga dapat menambah jumlah pekerja konstruksi bersertifikasi," tutur Kadis.

Sebagai pemateri, Ir. Sudihartono, MM, memaparkan, pelatihan dikhususkan untuk tukang kontruksi jalan, pada hari pertama peserta diberikan pembekalan dan pada hari kedua akan dilakukan uji praktek lapangan jenis pekerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen).

"Hari ini peserta berikan pembekalan dan besok (23/04/2019) akan dilakukan praktek langsung, uji sertifikasi dari kita (LPJK) dengan uji pekerjaan Lapen," papar Sudihartono.

Acara berlangsung di ruang rapat hotel Riveve Bandarjaya, Senin (22/04/2019) dan hadiri Bupati Lamteng diwakili Asisten II Kesejahteraan Rakyat, Yunizar, Kadis Bina Marga Ir. Ismail, MT, Pemateri Sudiharto dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), para Kabid dan Kasi Dinas Bina Marga serta 60 peserta dari masing-masing perusahaan. (jn)


PESAWARAN, JNNews -- Brigade infanteri 4 Marinir/BS mengirimkan Pasukan Reaksi Cepat (PRC) penanggulangan bencana dari Kima Brigif 4 Mar/BS, Yonif 7 Mar dan Yonif 9 Mar untuk membantu proses  mengevakuasi warga korban banjir di empat Desa, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran Sabtu (20/04/2019).

Akibat guyuran hujan tinggi yang turun pada hari Jumat 19 April 2019 sejak sore hingga malam hari mengguyur daerah Kecamatan Padang Cermin dan sekitarnya mengakibatkan volume air meningkat dan menyebabkan banjir kurang lebih 1-140 cm. Daerah Kecamatan padang cermin memang menjadi langganan banjir di saat musim hujan tiba dikarenakan daerah yang permukaannya tanahnya rendah dan juga di bawah pegunungan.

Komandan Brigade infanteri 4 Mar/BS Kolonel Marinir Ahmad Fajar langsung menginstruksikan kepada jajaran agar mengirimkan pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana dari yonif 7 Mar yang di pimpin Lettu Mar Taufiqi, Yonif 9 Mar di pimpin Letda Mar Yogi dan Kima Brigif 4 Mar/BS langsung di Pimpin Dankima Brigif 4 Mar/BS Mayor Mar Siswanto. Dengan menerjunkan alat evakuasi seperti Perahu Karet, Swimpes dan  kendaraan NPS.

Sekira pukul 11.30 dini hari banjir yang menggenang daerah Kecamatan Padang Cermin,  Sejak tadi malam sudah berangsur surut kurang lebih 30 cm. Sementara itu pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana Brigif 4 Mar/BS masih melakukan evakuasi warga di sekitar daerah padang Cermin.
Dengan sinergitas pasukan reaksi cepat  Brigif 4 Mar/BS berhasil mengevakuasi 200 Kepala Keluarga Kebanyakan korban yang dievakuasi adalah orang tua, anak - anak kecil serta ada juga ibu hamil.

Seluruh warga dari empat desa yang terkena banjir mengapresiasi dan berterimakasih atas partisipasi para prajurit reaksi cepat brigif  4 Mar/BS, dalam melakukan evakuasi dan pertolongan terhadap warga yang terdampak banjir, dalam kejadian bencana banjir ini memakan satu korban meninggal dunia atas nama ibu Sadiem umur 73 tahun akibat tenggelam, Jenazah Korban sudah dipulangkan kealamat duka, Dusun Rawa Subur Menggunakan Perahu Karet pasukan reaksi cepat Brigif 4 Mar/BS.

Wakil Komandan Brigif 4 Mar/BS Letkol Mar Datuk Sinaga meninjau lokasi yang terkena banjir diseputaran Kecamatan Padang Cermin dan menghimbau kepada warga yang terkena bencana banjir agar tetap selalu bersabar dan mewaspadai musim hujan berikutnya. (*)


BINTAN, JNNews -- Objek wisata Treasure Bay yang ada di kawasan wisata Lagoi, Bintan masih menjadi objek wisata unggulan di Pulau Bintan bahkan di Kepri.

Pada 2018 saja, resort yang dibangun dilahan seluas 338 hektar ini mempu menyedot wisatawan mencapai 180 ribu wisatawan asing dan wisatawan lokal.

Menurut CK Fong Presiden Direktur Treasure Bay, wisatawan lokal yang berkunjung ke Treasure Bay, tidak hanya dari wilayah kepri saja, namun banyak dari Jawa Barat, Jawa Timur dan sejumlah provinsi di Indonesia.

"Sekitar 25 persen dari pengunjung Treasure Bay ini merupkan wistawan asing. Jumlah kunjungan pada 2018, naik cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Untuk satu kawasan wisata, pertumbuhan pengunjung Treasure Bay cukup fantastis, apalagi usia Treasure Bay ini baru 2015 lalu dibuka.

Kami optimis angka kunjungan akan terus meningkat pada tahun ini dan tahun depan," sebut CK Fong di sela-sela berkunjung ke Rumah Bahagia Lansia di Kelurahan Kawal, Bintan, Kamis (18/4/2019).

Saat ini, kata CK Fong, objek wisata Treasure Bay sudah dilengkapi dengan 200 kamar hotel. "Awalnya kita bangun 40 kamar dan hingga saat ini sudah 200 kamar yang beroperasi. Sampai saat ini, nilai investasi kita untuk sektor witasa treasure bay sudah sekitar 50 juta Dolar Singapura (setara Rp519 miliar dengan kurs Rp10.380)," kata CK Fong di sela-sela penyerahan program CSR bersama komunitas CB motor.

Karena potensi wisata yang cukup baik, lanjut CK Fong, tahun ini kita akan bangun 200 kamar hotel lagi serta sarana pendukung lainnya dengan tambahan investasi 50 juta Dolar Singapura.

"Target kita 200 kamar penambahan ini sudah beroperasi pada 2020 mendatang," sebutnya.

Ketika disinggung tentang alasannya berinvestasi di Pulau Bintan, CK Fong menyebutkan, selain Bintan lokasinya sangat straregis karena berbatasan dengan sejumlah negara tetangga, juga proses perizinannya yang sederhana serta kondisi keamanannya yang cukup baik.
CK Fong juga menceritakan program pihak Treasure Bay terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan yang sangat mendukung terhadap keberadaan Treasure Bay.

"Sebagai tanggungjawab kami membina lingkungan melalui Corporate Social Responsibility (CSR), kami rutin melakukan penanaman mangrove bekerjasama dengan berbagai komunitas kepemudaan dan masyarakat setempat, serta membantu membagun sejumlah masjid sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dan sekarang, saya datang ke Rumah Bahagia Lansia ini bersama komunitas CB Motor. Program ini kami namai ride for life, untuk berbagi rasa dengan orang tua-orang tua kita yang tinggal di Rumah bahagia lansia ini," ucap CK Fong.

Dalam kunjungan ke rumah bahagia itu, sejumlah petinggi Treasure Bay grub juga hadir.

"Selain Treasure Bay, ada juga dari pihak pengelola Hotel The Canopi dan Diamont yang juga masih satu grub dengan Treasure Bay dan lokasi kami berdampingan di Kawasan Wisata Lagoi," beber CK Fonk. (*)

Kantor Dinas Perkim Lamteng.
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) akan kembali membangun pagar rumah warga di sejumlah lokasi.

Penjelasan Kepala Bidang Tata Pembangunan Heri Wibowo mendampingi Kadis Perkim Rudiyanto, kepada journalnusantara.co.id, menuturkan, sesuai perencanaan mereka akan membangun pagar di 20 titik lokasi, diantaranya di Jalan Raya Kota Gajah, Jalan Lintas Negara (Lintas Tengah Sumatera) dan Jalan Hanura, kesemuanya berada di Kelurahan Gunung Sugih dan Gunung Sugih Raya Kecamatan Gunung Sugih.

Masih menurut Kabid, program kegiatan yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni TA 2019 tersebut masih dalam tahap proses tender di Unit Kerja Pengadaan  Barang dan Jasa (UKPBJ) dan mereka masih menunggu hasilnya.

"Kita masih menunggu hasil tendernya UKPBJ dan pagar yang di bangun diseragamkan atau modelnya sama dengan yang sudah ada," ungkapnya.

Dalam perencanaan, dipaparkan Heri Wibowo, pihaknya akan membangun pagar berornamen adat Lampung di 20 titik lokasi dan diperkirakan akhir bulan Mei tahun ini sudah mulai dilaksanakan.


"Saat ini 20 titik lokasi rencana pembangunan pagar sudah di lelang, yang diperkirakan akhir bulan Mei tahun inu sudah mulai dilaksanakan," jelas Heri Wibowo, Kamis (18/04/2019). (jn)





Kondisi Kantor KPUD (atas) dan Kantor Bawaslu Lamteng.
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Kantor Komisi Pemulihan Umum Daerah (KPUD) dan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupatennya Lampung Tengah (Lamteng) sunyi dan mencekam.

Kondisi ini disampaikan Ketua Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Lamteng, Aris Subing saat ia dan anggotanya akan berkoordinasi mencroscek laporan terkait temuan dan laporan dugaan pelanggaran pemilu, Rabu (17/04/2019).

Suasana kantor KPUD Lamteng malam pascapencoblosan. 

"Dikantor KPU dan Bawaslu sepi dan gelap, hanya ditunggu 1 orang staf, kata staf KPU dan Bawaslu Ketua dan Komisioner sedang berada dilapangan, tanpa penjelasan rinci," ujar Aris.

Aris menuturkan, anggotanya sejak siang hingga malam hari sudah berulang menghubungi nomor kontak handphone maupun pesan WhatsApp Komisioner namun belum mendapatkan jawaban.

Suasana kantor Bawaslu Lamteng sunyi.

"Anggota saya dari siang dan malam hari ini sudah berulang mencoba menghubungi Ketua maupun Komisioner baik KPU maupun Bawaslu, tapi belum ada jawaban," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Lamteng Ganda Hariyadi yang standby di Posko Mappilu PWI Lamteng, menuturkan, seharusnya kedua lembaga penyelenggara dan pengawas Pemilu itu ada yang bisa dihubungi.

"Kita mengerti, mereka sedang sibuk melihat perkembangan penghitungan suara dilapangan namun sebagai lembaga sebagai lembaga sentral dalam pelaksanaan pesta demokrasi seharusnya mereka standby, karena tim kami yang akan mencroscek terkait temuan dan laporan dugaan pelanggaran pemilu jadi terhambat," pungkas Ganda, Rabu (17/04/2019). (jn)


BANDAR LAMPUNG, JNNews-- Setelah 11 Kabupaten ikut ambil bagian pada turnamen Catur tingkat Provinsi Lampung dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-3 media online Lampung1.com bertepat pada tanggal 27 April 2019 di SDN 1 Sukamaju, Bandar Lampung.

Dengan begitu panitia pelaksana turnamen catur lampung1.com kembali membuka pendaftaran seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya para pecinta catur segera mendaftarkan diri anda sebelum batas waktu berakhir 26 April 2019.

Jadikan turnamen catur lampung1.com sebagai ajang uji nyali, uji kemampuan, uji strategi permainan asah otak menjadi kebanggaan masyarakat khususnya Provinsi Lampung.

Penasaran, daftar dan hubungi segera Panpel Catur Lampung1.com. Ini syarat dan ketentuannya:

● Nomor Pertandingan:
    Terbuka & Usia -18 tahun
● Jadwal Pertandingan:
    Tanggal 27 April 2019
● Tempat Pertandingan:
    SDN 1 Sukamaju - Bandar Lampung
●  Tempat Pendaftaran:
    PERCASI Bandar Lampung
    No.Hp 082378997777

    Atau langsung Bengkel Catur Panjang
    Kontak Person No. hp  081313111000
    -CBA Jr 081299211270
●  Biaya Pendaftaran:
    Rp.10.000;

●  Batas Akhir Pendaftaran:
    - Batas Akhir Pendaftaran tanggal 26
      April 2019 Pukul 15:00 WIB
    - Panitia tidak akan menerima
      pendaftaran lagi setelah batas akhir tersebut di atas.

● Sistem Pertandingan:
    - Sistem Swiss 7 babak dengan
      kontrol
      waktu 25 Menit s/d selesai
    - Pemain yang memegang Buah
       PUTIH, DIWAJIBKAN
       menyediakan papan dan buah
       catur serta jam catur (Sanksi yang
       tidak menyediakan adalah KALAH)

● HADIAH:

   KELAS TERBUKA
   Juara 1 Rp.1000.000 + Piala
   Juara 2 Rp. 600.000 + Piala
   Juara 3 Rp. 400.000 + Piala
    Ranking 4 Rp. 200.000
    Ranking 5 Rp. 100.000
    Ranking 6-15 Rp.50.000

    Kelas Usia -18 tahun  (U-18)
    Juara 1 Rp.500.000 + Piala
    Juara 2 Rp.300.000 + Piala
    Juara 3 Rp.200.000 + Piala

● Technical Meeting :
    Technical Meeting akan dilaksanakan.      pada Hari SABTU Tanggal 26 April   
    2019 Pukul 16:00 Wib di SDN 1
    Sukamaju- Bandar Lampung

●  Lain-Lain
     Hal-hal yang belum tercantum dalam
     Ketentuan Umum & Peraturan
     Pertandingan ini, akan diputuskan
    kemudian oleh Panitia Pelaksana. (*)


Bandar Lampung, JNNews -- Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Provinsi Lampung ke-55 bertema Lampung Maju untuk Indonesia', dibuka dengan Prosesi Adat Kanjauan, di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo didampingi jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, beserta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diarak dari kantor gubernur menuju gedung DPRD Lampung mengenakan pakaian adat Lampung.

Sesampainya di depan gedung DPRD Lampung, rombongan gubernur Lampung disambut dengan prosesi adat Lampung berupa tanya jawab oleh ’juru baso’ dari pihak tamu dan tuan rumah.

Gubernur Ridho disambut Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal memasuki Ruang Rapat DPRD Lampung.

Rapat Paripurna , Gubernur Ficardo menjelaskan, di usia ke-55 Provinsi Lampung menapaki perjalanan sejarah cukup panjang. Seluruh bidang berkembang pesat dari sisi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran, lapisan masyarakat dan komponen pembangunan di Provinsi Lampung, yang ikut memberikan kontribusi nyata dalam proses pembangunan di provinsi ini,” kata gubernur.

Ridho mengajak seluruh komponen pembangunan di Provinsi Lampung, agar menjadikan Hari Jadi ke-55 sebagai sarana introspeksi diri, demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Provinsi Lampung mengalami kemajuan yang sangat pesat. Di antaranya peningkatan daya saing dari peringkat 25 di 2014 menjadi peringkat 12 di 2018, pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,25% berada di atas rata-rata nasional sebesar 5.17%. Keberhasilan pembangunan dibidang pertanian ditandai dengan naiknya NTP di Provinsi Lampung sebesar 104,21 menjadi 105,86 di 2018, berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara siginifikan dari 14,21% di 2014 menjadi 13,01% di 2018, dan terus berusaha untuk menurunkan persentase kemiskinan menjadi di bawah satu digit atau di bawah 10%, dan kemajuan pesat di bidang sektor lainnya," jelasnya.

Dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan di bawah satu digit, Ridho menjelaska salah satu upayanya yaitu dengan membuka lapangan kerja. Dengan terbukanya konektivitas Provinsi Lampung, investasi di Provinsi Lampung makin meningkat.

Tentunya selain membuka lapangan kerja, pendidikan juga harus terus diperhatikan, sehingga secara langsung juga akan berpengaruh terhadap menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Lampung," jelas gubernur.

Pemprov Lampung juga terus fokus meningkatkan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Lampung, Bandara Internasional Raden Inten II, pembangunan Dermaga Eksekutif, dan pembangunan bendungan baru dalam meningkatkan pertanian Provinsi Lampung.

Kemudian, pembangunan bumi perkemahan, pembangunan perpustakaan modern dan pembangunan Lampung Astronomical Observatory (LAO).
Upaya itu untuk meningkatkan pendidikan di Provinsi Lampung dan upaya pembangunan di sektor lainnya," kata dia.

Gubernur menjelaskan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar 140,9 KM diresmikan Presiden Joko Widodo dan beroperasi. Selain itu, Ruas Terbanggi Besar-Mesuji dalam beberapa bulan ke depan akan mampu beroperasi secara penuh.

Kita harus bangga karena berhasilnya pembangunan JTTS ini tak lepas dari upaya percepatan yang dilakukan oleh ASN Lampung yang diketuai oleh Almarhum Adeham. Ini sesuatu yang sangat berarti, karena kita tidak pernah mendengar hal ini di provinsi lainnya. Hal ini diakui Presiden Jokowi sebagai kinerja ASN dalam membangun NKRI," jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus memfokuskan untuk memantapkan infrastruktur jalan, peningkatan pembangunan disektor pendidikan, kesehatan, pembangunan pariwisata, ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi Lampung, dan menurunya tingkat kemiskinan, dan peningkatan pembangunan.

Gubernur juga berharap di Hari Jadi Lampung ke-55, Lampung dapat semakin maju dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Lampung bagi kesejahteraan. (ela)


JAKARTA, JNNews -- Dalam masa tenang Pemilu 2019, Komisi ASN merilis lagu perdana yang berjudul, “ASN Netral Pada Pemilu 2019” dan telah dalam bentuk video yang diunggah di media sosial youtube (13/04/2019) melalui situs
https://www.youtube.com/watch?v=KEzENsV936Y.

Lagu ini merupakan salah satu metode baru dalam mensosialisasikan gerakan netralitas ASN pada Pemilu 2019 yang kreatif, efektif, dan efisien, yang digagas oleh Kelompok Kerja Bidang Promosi dan Advokasi Komisi ASN.

Melalui lagu ini, diharapkan ASN dapat lebih tenang dalam menyikapi situasi politik saat ini dan mengugah suasana hati dan emosi ASN yang selama ini masih belum berkomitmen untuk bersikap netral, akhirnya
menyadari bahwa bersikap netral dalam politik (Pemilu) itu penting dan harus dilakukan dalam rangka mewujudkan ASN yang Mandiri dari intervensi politik.

Muara dari sikap ini akan berpengaruh pada meningkatnya Indek Efektivitas Pemerintah (IEP) serta terwujudnya birokrasi yang kuat dan mandiri.

Terkait lagu tersebut, dapat diinformasikan bahwa sebagai penulis lirik, pembuat Lagu, pemain musik, model, koreografer, videografer dan editor adalah Pegawai Komisi ASN yang tergabung dalam “Meritocracy Creative Team” (MCT) Komisi ASN yang dipimpin oleh Dra.Nurhasni, M.A., (Asisten Komisi ASN Bidang Promosi dan Advokasi) yang sekaligus juga sebagai penulis lirik lagu tersebut.

Sedangkan sebagai Pembina MCT tersebut adalah Prof. Prijono Tjiptoherijanto (Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi).

Selanjutnya sebagai pembuat nada/lagu sekaligus pemegang keyboard yaitu Shahrun S
Kurniawan dan videografer dan editor adalah Gusmi Al Khafi.

Dalam lagu ini terdapat pesan-pesan moral bahwa ASN harus mampu menjaga hati yang maknanya ASN harus menata hati, menata perasaannya dan membersihkan hatinya agar tidak mudah diintervensi politik dan berpolitik praktis, tidak bersikap memihak pada salah satu peserta Pemilu dan terhindar dari konflik kepentingan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat, dan melaksanakan kebijakan yang ada sesuai
ketentuan peraturan yang berlaku, serta menjadi perekat persatuan NKRI.

Komisi ASN juga mengajak ASN untuk menyalurkan hak pilihnya dibilik suara saja pada hari Rabu tanggal 17 April 2019 (tidak Golput) dan mensukseskan Pemilu 2019, karena suara ASN yang jumlahnya lebih kurang 4.3 juta (BKN,2018) atau 2.3 % dari jumlah Pemilih yaitu 185 juta (KPU,2019), sangat menentukan nasib bangsa kedepannya, khususnya dalam kurun waktu 5 tahun mendatang.

Kami menilai sosialisasi melalui lagu ini lebih efektif dan efisien karena menggunakan media sosial seperti Youtube, Twitter, Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk publikasi kepada ASN seluruh Indonesia dan stakeholder terkait.

Lagu ini dapat diakses melalui website resmi Komisi ASN, sehingga penyebarluasannya cepat , tepat sasaran, mudah, murah (tidak memerlukan biaya tinggi) serta luas jangkauannya bahkan sampai mancanegara.

Sosialisasi netralitas ASN pada Pemilu 2019 melalui lagu yang asyik didengar dan dinyanyikan dengan penuh semangat oleh para statf yang berbakat serta mengandung pesan moral, akan membuat ASN berperasaan positif dan pikiran yang optimis untuk berkomitmen menjaga netralitas ASN dan menyukseskan Pemilu 2019.

Pada kesempatan ini kami meminta bantuan dan partisipasi semua pihak
#SahabatDekat_Komisi ASN, untuk menshare lagu “Netralitas ASN pada Pemilu 2019” pada media sosial masing-masing dan diharapkan dapat menghibur serta memberikan
suasana ketenangan bagi ASN khususnya dan masyarakat pada umumnya di masa tenang Pemilu 2019 dan pada hari pencoblosan serta pada pasca Pemilu 2019.

Untuk lagu dan video lengkapnya dapat diunduh pada youtube dengan alamat https://www.youtube.com/watch?v=KEzENsV936Y. (rls/na/pa/kasn)

Ketua PWI Lamteng saat memberikan arahan.
 (foto: jn)
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Ketua PWI Lampung Tengah (Lamteng) Ganda Hariyadi memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Lamteng.

Rapat dalam rangka memantapkan tugas dan pembekalan Pengurus dan anggota Mappilu, Ketua PWI berharap Mappilu Lamteng agar lebih fokus agar pemilu yang diharapkan aman, jujur dan adil dapat dilaksanakan.

"Saya berharap kepada rekan-rekan Mappilu agar lebih fokus dalam bekerja, Pemilu tinggal dua hari lagi (17 April 2019). Saya juga minta, pengurus dan anggota Mappilu bisa standby di sekretariat untuk menerima laporan dari masyarakat," ujar Ganda, Senin (15/04/2019).

Ketua PWI juga menghimbau, pada hari Rabu tanggal 17 April 2019, usai pencoblosan seluruh pengurus dan anggota Mappilu diminta hadir di sekretariat.

"Saya himbau kepada seluruh Pengurus dan anggota Mappilu pada hari Rabu, usai pencoblosan agar bisa hadir dan standby di sekretariat Mappilu, seandainya ada laporan, Mappilu dapat langsung menindaklanjuti laporan tersebut," kata Ganda.

Hadir dalam rapat, Ketua PWI dan Ketua Mappilu PWI Lamteng beserta jajarannya, rapat berlangsung di ruang kerja Ketua PWI. (jn)

Pemateri sosialisasi tahapan pemilu. (foto: jn)
LAMPUNG TENGAH, JNNews -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah (Lamteng) menggelar Sosialisasi Fasilitasi dan Koordinasi Pengawasan tahapan Pemilu di Moonbe Cafe Resto, Bandarjaya, Senin (15/04/2019).

Pada saat itu Ketua Bawaslu Lamteng Harmono, mmengatakan, sosialisasi dilakukan untuk mensolidkan pengawasan terkait praktek politik uang (money politics) serta peran pengawasan dari berbagai elemen masyarakat, karena Bawaslu tidak dibekali ilmu penyelidikan yang komprehensif untuk mengawasi hal tersebut.

Peserta sosialisasi. (foto: jn)

"Kami berharap peran serta seluruh elemen untuk mencegah terjadinya praktek politik uang. Kami juga menghimbau kepada siapa saja untuk melaporkan apabila ditemukan adanya praktek tersebut," ujar Harmono.

Bawaslu dalam hal ini juga mengajak seluruh element masyarakat ikut mengawasi jalannya masa tenang.

"Mari kita  sambut pesta Demokrasi 17 April 2019 ini dengan riang gembira tanpa harus menggunakan praktik politik uang,"tambahnya.

Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Eko Dian Susanto sebagai pemateri mengatakan, tingakat praktek poltik uang di Lamteng cukup tinggi serta index partisipasi masyarakat sangat rendah sekitar 61 persen.

Untuk mengatasi hal itu tidak cukup hanya KPU dan Bawaslu yang bekerja, tetapi perlu peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mengawasinya."Disini perlu kesadaran para pemilih untuk memutus praktek politik uang, jadilah pemilih yang cerdas,"ujarnya.

Pemateri selanjutnya, Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung Ade Azhari, mengatakan masa tenang pemilu menjadi masa tidak tenang bagi pihaknya. Karena masa tenang ini menjadi sebuah kebiasaan bagi para calon untuk membagikan sesuatu yang dilarang.

"Masa tenang ini kita (Bawaslu) mencurahkan segala tenaga dan pikiran untuk mencegah terjadinya politik uang"ujarnya

"Untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut kami melaksanakan patroli bersama aparat kepolisian. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat apabila menemukan adanya peserta pemilu yang membagikan uang atau sembako agar segera melaporkan ke Bawaslu setempat,"himbaunya.

Secara kelembagaan, kata Ade Bawaslu siap melaksanakan pengawasan di 3953 TPS se Lamteng.

"Kami memiliki satu orang per TPS yang siap mengawasi jalannya Pemilu,"ujarnya.

Hadir dalam sosialisasi, Staf Ahli Bupati, Kasat Reskrim Polres Lamteng, Perwakilan TNI, Mappilu Lamteng, Ketua MUI Lamteng, Kalapas Gunung Sugih, Satpol PP, Komisioner Bawaslu Lamteng, Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung, Ketua PMII Lamteng, Ketua LPA, serta Pemuda, pemudi NU dan Muhamaddiyah. (jn)


SEOUL, JNNews -- Festival Lentera Teratai tahunan, Yeondeunghoe , akan berlangsung untuk merayakan ulang tahun Buddha dari 3 hingga 5 Mei di pusat kota Seoul dan di sepanjang jalan di depan Kuil Jogyesa.

Sebelum festival, upacara penerangan untuk lentera berbentuk Pagoda Batu Kuil Mireuksa dijadwalkan pada pukul 19:00 pada 17 April di Gwanghwamun, Seoul.
Yeondeunghoe , ditetapkan sebagai Properti Budaya Takbenda Nasional Korea No. 122, telah diadakan selama sekitar 1.200 tahun, dan budaya tradisionalnya telah diundangkan dari generasi ke generasi sambil mempromosikan semangat komunitas. Secara khusus, festival tahun ini akan diadakan untuk berdoa bagi perdamaian dunia dan Semenanjung Korea untuk mengatasi berbagai konflik di masyarakat dengan semangat belas kasihan.


Parade Lentera, acara utama festival, akan berlangsung pada 4 Mei, di mana para peserta akan menyampaikan pesan harapan pada lentera mereka untuk makhluk hidup mereka sendiri, keluarga mereka, tetangga dan masyarakat.

Ribuan lentera harapan akan menjadi gelombang impian untuk perdamaian. Lebih dari 2.000 orang asing juga akan bergabung dalam pawai dengan Instruktur Dharma Internasional.

Pameran Lentera Tradisional juga akan menarik perhatian dari warga dan pengunjung. Pameran, yang berlangsung dari 3 Mei hingga 12 Mei di Taman Ujeong di sebelah Kuil Jogyesa , Kuil Bongeunsa, dan Sungai Cheonggyecheon.

Lentera yang ditampilkan akan menerangi kuil dan aliran Cheonggyecheon dengan keindahan hanji lentera , atau kertas tradisional Korea.

Pameran Lentera Cheonggyecheon tahun ini merayakan hari jadinya yang ke-12. Ini akan diadakan dari 27 April hingga 12 Mei dengan tema "Bunga Damai Keluar di Semenanjung Korea," menggabungkan aspirasi masyarakat untuk perdamaian dan penyatuan.

"Global Supporters for the Lantern Festival", yang terdiri dari 60 orang muda dari 26 negara, akan melakukan pekerjaan sukarela selama festival. Para Pendukung ini, yang dilatih melalui templestay dan pendidikan budaya tradisional, akan memberikan layanan panduan dan interpretasi bagi pengunjung, dan melakukan flash mob di upacara penerangan, Acara Budaya Tradisional, dan di Taman Tapgol selama parade lentera. (*/PR Newswire)


BANDAR LAMPUNG, JNNews -- Dalam rangka pencapaian visi dan pelaksanaan misi yayasan, Global Surya School melakukan penataan ulang terhadap pencapaian sasaran dengan membentuk Tim Penjaminan Mutu dan menajamkan arah nasional plus dengan penguatan pendidikan Islam Terpadu atau Islamic School, demikian dikatakan Andi Surya, Ketua Yayasan Global Surya Islamic School.

"Saat ini kami diperkuat Tim Penjaminan Mutu yang terdiri dari guru-guru senior Lampung seperti; Pak Imam Santoso, Pak Hariyanto dan Pak Banjir Sihite", ujarnya.

"GS Islamic School telah mempersiapkan guru-guru profesional dan memiliki kemampuan Agama Islam yang akan dipandu oleh guru-guru senior", sambung Andi Surya

"Selain itu, Global Surya Islamic School menerima siswa berasrama atau 'boarding school' terutama di tingkat SMP dan SMA. Kami mempersiapkan kurikulum Islam Terpadu dan ekstrakurikuler yang akan menguatkan akhlak islami peserta didik", Ujar Andi Surya.

"Kami juga sedang dalam tahap pembangunan asrama siswa sebagai 'boarding school' yang In sya Allah tahun ini bisa digunakan", pungkas Andi Surya. (gs/rls)

Keterlibatan Putra Putri alm Presiden Soeharto ikut memperbesar potensi Partai Berkarya lolos Parlementary Threshold.
(foto: smsi)
JAKARTA, JNNews -- Partai Berkarya diprediksi meraih suara nasional empat persen dan lolos parlementary threshold  pada pemilihan umum (Pemilu) 2019, berkat kemampuan partai yang didirikan Tommy Soeharto mengemas cita-cita luhur almarhum Presiden Soeharto dengan cara segar, kontekstual, dan santun.

“Berkarya adalah partai Cendana paling sukses,” kata Danis Tri Saputra Wibono, Direktur Lembaga Survei INDODATA.

Sebagai peserta baru dalam pemilu 2019, Partai Berkarya, partai dengan nomor urut 7 ini, lebih bisa diterima masyarakat dibanding Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai Berkarya menawarkan cita-cita luhur almarhum Presiden Soeharto, dan masyarakat menerima.

Selama kampanye sebulan terakhir, Tommy Soeharto tak lelah menawarkan konsep ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal. Ia juga membina usaha kecil dan menengah (UKM) dengan membuka Toko Grosir Goro di banyak wilayah di Indonesia.

Siti Hardiyanti Rukmana, biasa disapa Mbak Tutut, menyambangi banyak desa untuk menawarkan konsep pertanian terpadu, membangun desa mandiri pangan dan energi, sebagai solusi bagi terwujudnya Indonesia adil dan makmur. Terlebih, selama 21 tahun sektor pertanian nyaris jalan di tempat, dan produk pertanian impor membanjiri pasar.

Partai Berkarya tidak sekadar bicara. Tommy Soeharto membangun Saung Berkarya, sebagai proyek percontohan desa mandiri pangan dan energi. Bambang Trihatmojo meluncurkan pupuk bregandium technology hypernano yang lebih efisien dan murah, sebagai solusi meningkatkan produksi pangan.

Di hampir setiap desa yang dikunjungi Mbak Tutut dan Tommy Soeharto, masyarakat menyambut antusias gagasan Partai Berkarya. Terakhir, saat berkunjung ke Pesantresn Agrikultur Markaz Syariah, Habib Rizieq Shihab – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) dan pendiri pesantren – tertarik dengan semua gagasan yang ditawarkan Partai Berkarya.

Sebagai bentuk apresiasi, Habib Rizieq Shihab mengirim pesan video untuk Mbak Tutut, Mamiek Soeharto, dan segenap jajaran Partai Berkarya. Dalam pesan video pendek itu, HRS – demikian imam besar FPI itu biasa disebut – mendoakan Partai Berkarya lolos parlementary threshold.

Senada dengan Danis, Rico Marbun -- direktur eksekutif Lembaga Survei Median -- mengatakan Partai Berkarya berpotensi menembus ambang batas empat persen karena posisinya sebagai pendukung pasangan calon (paslon) 02 dan pengawal hasil ijtima ulama.

“Posisi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus menguat sejak debat ketiga, dan semakin kuat pasca debat kelima,” kata Rico Marbun saat diwawancari Sabtu 13 April 2019. “Ini membuat Partai Berkarya cukup kuat untuk mendapat empat persen suara nasional, dan lolos parlementary threshold.”

Faktor lain yang membuat Partai Berkarya berpotensi lolos adalah keterlibatan putra-putri almarhum Presiden Soeharto dalam kampanye partai. Tommy Soeharto adalah ketua umum Partai Berkarya. Titiek Soeharto aktif di setiap kampanye Prabowo-Sandi, Mbak Tutut dan Mamiek Soeharto tak lelah berkeliling ke banyak wilayah.

Rico Marbun juga mengingatkan ada satu karakter pemilih di Indonesia yang membuat partai baru bisa mendulang suara, yaitu usai pemilu mereka menunggu gebrakan baru partai yang dipilih. (*)

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TututSoeharto
#TitiekSoeharto

Ki Gelap Ngampar. (foto: smsi)

JAKARTA, JNNews -- Tak hanya banyak menuai dukungan rakyat di dunia nyata, dunia metafisik pun ternyata berpihak kepada Partai Berkarya. Banyak kalangan dari sisi supranatural percaya, sebagai partai baru peserta Pileg 2019 Partai Berkarya dianggap potensial menjadi partai politik besar di kemudian hari.

Dukungan tersebut antara lain terungkap lewat pesan dua tokoh yang dipercayai masyarakat akrab dengan ‘sisi lain’ dunia nyata tersebut.

Ki Gelap Ngampar, spiritualis dan penasihat Forum Komunikasi Keluarga Paranormal dan Para Pengobat Alternatif Indonesia (FKPPAI)  Jawa Barat, menerawang bahwa ke depan Partai Berkarya akan menjadi partai yang luar biasa. “Hal itu dimungkinkan dengan kader-kader yang amanah, bertalenta dan militant,” kata paranormal lulusan fakultas ekonomi dan bisnis sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung tersebut. 

Namun, menurut spiritualis kelompok Pagerwangi Sarakan dengan nama asli Deni Fajar itu, perlu kesabaran dan waktu. “Partai ini akan berjaya setelah tiga kali ikut Pemilu. Berkarya akan menjadi partai yang membawa bangsa Indonesia menjadi negara gemah ripah loh jinawi.”

Ki Gelap, yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat Insan Sagigi, sebuah komunitas paranormal di Nusantara itu juga mewanti-wanti agar para pimpinan dan kader Partai Berkarya mampu menjadikan partai tersebut kawah candradimuka penggemblengan sumber daya manusia. “Bukan hanya buat kader partai, melainkan bagi seluruh pemuda dan pemudi Indonesia,” kata Ki Gelap.

Tidak hanya Ki Gelap yang membuka pesan dunia ‘lain’ tentang Partai Berkarya. Habib Sechan bin Mustofa Al Bahar, seorang yang diyakini sebagian masyarakat Muslim sebagai wali jadzb, beberapa waktu lalu menyampaikan pesan dunia spiritual soal partai Berkarya.

Menurut Muhammad Radzie Ali, seorang yang kerap mendampingi Habib Sechan, bercerita bahwa dalam beberapa bulan terakhir Habib sering minta diantar ke berbagai pelosok dengan kendaraan roda empat. “Hanya hampir dipastikan Habib tak pernah mau keluar dari kendaraan. Orang-orang yang datang menemui Habib yang bertahan di dalam mobil, sering sampai kembali ke rumah,” kata Radzie. Berdasarkan banyak cerita yang juga diangkat masyarakat ke berbagai laman, termasuk You Tube, Habib Sechan memang terkenal seringkali berlaku ‘nyeleneh’.

Namun menurut Radzie, ada yang menarik saat Habib melakukan perjalanan keliling-keliling Jabodetabek, Minggu, 7 April lalu. Sore itu mobil yang ditumpangi Habib atas instruksinya sepanjang perjalanan, bergerak menuju Cipinang Muara, Jakarta Timur.

Pada suatu titik di Cipinang, Habib minta berhenti.  Tak biasa, Habib Sechan membuka pintu mobil dan keluar. Ia berjalan menuju sebuah rumah yang menggelar tenda di halamannya. Ternyata rumah tersebut tempat tinggal Habib Zein, seorang kader dan caleg dari Partai Berkarya.

“Habib masuk, minta makan. Padahal acara baru akan dimulai malam harinya, bukan sore saat kami datang,” kata Radzie. Permintaan Habib tentu saja membuat tuan rumah pontang panting menyediakan. Mereka sempat membaca tentang Habib Sechan dari berbagai media, dan berkenan memenuhi permintaan Habib.

Tidak sekadar makan, kepada sahibul bait Habib pun meminta pengeras suara. “Habib pun berceramah singkat,” kata Radzie. “Isinya selain memberikan dorongan kepada Paryai Berkarya, juga mendoakan keberkahan buat seluruh bangsa.” []

Mbak Tutut berdialog dengan salah satu warga usai operasi. (foto: smsi)
NTT, JNNews -- Sebagai bagian komitmen mensejahterakan masyarakat, Partai Berkarya menggelar operasi katarak dan bibir sumbing gratis di Rumah Sakit Katolik Mariamun Haliluluk di Atambua, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Komitmen Partai Berkarya adalah membangun desa dan masyarakatnya,” kata Siti Hardiyanti Rukmana, putri sulung almarhum Presiden Soeharto, saat memberi sambutan di hadapan 105 pasien katarak dan bibir sumbing, Kamis 11 April 2019. “Kami mengutamakan masyarakat daerah terpencil. Semoga bapak-bapak dan ibu-ibu yang menjalani operasi katarak lekas sembuh.”

Operasi Katarak dan Bibir Sumbing di Atambua adalah satu dari rangkaian kegiatan Mbak Tutut di Kabupaten Malaka, NTT. Mbak Tutut hadir bersama Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek, dan Danti Rukmana – putri Mbak Tutut.

Menurut Mbak Tutut, Partai Berkarya bangga menjadi bagian upaya pemberantasan katarak di Indonesia. Ia juga meminta RS Katolik Mariamun Haliluluk tetap menerima masyarakat yang ingin menjalani operasi katarak.

“Semoga masyarakat penderita katarak bisa ditangani pada hari-hari berikutnya,” kata Mbak Tutut.

Bersama rombongan, Mbak Tutut menyambangi beberapa tempat selama kunjungan ke Kabupaten Malaka, NTT. Dalam kesempatan berbicara dengan masyarakat Desa Litamali, Kobalima, Mbak Tutut berkomitmen memajukan Kabupaten Malaka dan wilayah sekitar.

“Kami ingin melakukan sesuatu untuk negara, yaitu menjadikan Indonesia berdiri di atas kaki sendiri,” kata Mbak Tutut, ikon Partai Berkarya, partai dengan nomor urut 7 ini.

Kepada warga desa, Mbak Tutut bertanya sektor apa yang menjadi andalan. Warga desa menjawab serempak; “Pertanian, Bu.” Mbak Tutut merespons dengan menawarkan program pertanian terpadu, agar seluruh desa di Kabupaten Malaka mandiri pangan dan energi.

Program ini, menurut Mbak Tutut, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malaka. Petani akan diberi penyuluhan agar tidak latah menanam komoditas yang sedang mahal.

“Biasanya orang kita latah. Saat cabai sedang mahal, semua tanam cabai. Saat panen, karena produksi berlebih, harga jatuh,” ujarnya.

Tokoh wanita kharismatik ini juga memperkenalkan Mamiek Soeharto sebagai sarjana pertanian, dan akan mendatangi satu per satu wilayah Indonesia untuk memajukan pertanian. “Mamiek Soeharto diberi tugas menanam tanaman langka di Taman Buah Mekarsari,” kata Mbak Tutut. “Kalau di sini ada tanaman langka, dan harus dilesetarikan, tolong beri tahu Mamiek.”

#IndonesiaBerkarya 
#PartaiBerkarya 
#EkonomiKerakyatan 
#HutomoMandalaPutra 
#TututSoeharto

Mbak Tutut. (foto: net)
JAKARTA, JNNewss -- Selalu menyediakan waktu untuk mengunjungi alim ulama dan para santri penuntut ilmu agama di berbagai pesantren merupakan salah satu amanat Presiden Soeharto kepada anak-anaknya semasa beliau masih hidup.

Putra-putri Pak Harto pun terus menghidupkan kebiasaan tersebut sebagai salah satu bakti mereka kepada Sang Ayah.

Kenyataan itu dibeberkan Mbak Tutut kepada wartawan dalam sebuah pertemuan informal di rumah kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Menurut Mbak Tutut, kebiasaan Pak Harto itulah yang membuat almarhum memiliki kedekatan dengan berbagai ulama dan pesantren yang mereka pimpin, saat Pak Harto mengemban amanat sebagai presiden.

Salah seorang kyai yang dikenalnya sangat dekat dengan Pak Harto adalah KH Muhammad Ma’sum, pendiri dan Pembina Pondok Pesantren Al-Ishlah, Bondowoso, Jawa Timur.

“Sebagai wujud meneladani almarhum Bapak pula, maka perjalanan mengunjungi beberapa pesantren di Jawa Timur ini kami lakukan,” kata Mbak Tutut.

Bersama adiknya Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mbak Mamiek, rombongan Putri sulung Pak Harto itu akan mengunjungi pesantren Tambak Beras di Jombang dan Pondok Pesantren Al Kamal di Blitar.

Sebagaimana diketahui masyarakar luas, Pak harto semasa hidupnya rajin melakukan kunjungan incognito atau blusukan ke berbagai pesantren. Bedanya, saat itu Pak Harto tidak pernah membawa rombongan kru media dan kru televisi.

Misal, pada 25 Juli 1970 Pak Harto bersilaturahmi ke Pesantren Tebuireng, Jombang, dalam rangkaian kunjungan incognito beliau menuju pesantren, Pak Harto sempat singgah di Desa Sentul, Kecamatan Tembalang, Jombang, untuk menyaksikan proyek Bimas setempat.

Di sana Pak Harto melihat sebuah pameran hasil bumi dan kerajinan yang digelar penduduk. Momen itu bisa dilihat dalam gambar di Museum Purna Bhakti Pertiwi.

Pesantren pertama yang dikunjungi Pak Harto saat itu adalah Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Tambakrejo-Jombang. Pesantren ini didirikan Kyai Haji Abdus Salam, pengikut Pangeran Diponegoro yang dikenal dengan nama Mbah Soichah, tahun 1825 -- atau di masa akhir Perang Jawa.

Dari pesantren ini tampil KH Abdul Wahib Wahab yang menjadi menteri agama era Presiden Soekarno. Di pesantren ini pula, dulu KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) pernah menimba ilmu.

Pada rangkaian kunjungan itu Pak Harto juga bersilaturahmi ke Pesantren Darul Ulum, Rejoso, dan Pesantren Mambaul Maarif di Denanyar, serta Pesantren Tebu Ireng.

Pesantren Tebu Ireng adalah pesantren terkemuka yang didirikan KH Hasyim Asy’ari tahun 1899. Bisa dibilang itulah induk pesantren-pesantren di Jawa Timur. Sejumlah tokoh penting dalam dunia politik Indonesia lahir dari pesantren ini. Antara lain KH Wahid Hasyim, KH Yusuf Hasyim, KH Abdurahman Wahid, dan KH Solahudin Wahid.

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#Berkarya
#SaungBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TututSoeharto

Tommy Soeharto. (foto: net)
JAKARTA, JNNews -- Sebagai komitmen partai politik yang dipimpinnya, Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto, melalui PT Berkarya Makmur Sejahtera menggandeng raksasa real estate asal Dubai, Uni Emirat Arab, Bin Zayed Group guna membangun rumah murah di Indonesia. Bin Zayed Group berkomitmen menggelontorkan investasi sebesar 3-5 miliar dollar AS atau hingga Rp70,69 triliun untuk maksud mulia tersebut.
Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera Tommy Soeharto pada saat penandatanganan MoU di Jakarta, Kamis 11 April mengatakan, dengan dana yang dijanjikan Bin Zayed, setidaknya bisa dibangun 500 ribu hingga sejuta rumah murah. Mengapa fokus pada rumah murah, menurut Tommy tak lain karena pertimbangan manfaat untuk rakyat banyak. Selain meningkatkan kesejahteraan warga berekonomi lemah, putra bungsu Pak Harto itu juga yakin, pembangunan proyek perumahan murah itu juga akan mampu menciptakan banyak lapangan kerja.
“Mengapa kami prioritaskan proyek rumah murah, karena masih banyak rakyat Indonesia yang belum memiliki rumah yang layak. Kami ingin membantu memenuhi kebutuhan rumah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Tommy, ketua parpol bernomor urut 7 tersebut.
Tommy juga memastikan, rumah-rumah murah itu akan dibangun oleh kontraktor lokal, dengan kandungan material yang seluruhnya juga lokal. “Mulai dari pasokan batu bata, pasir, semen, furnitur, dan lain-lain, kami prioritaskan yang lokal.”
Sementara itu Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini mengatakan, dalam tiga bulan kedepan setelah penandatanganan MoU akan dilakukan finalisasi pembangunan proyek properti. “Kami pastikan pembangunan proyek rumah dilakukan secara bertahap, disesuaikan lokasi,” katanya.
Proyek percontohan rumah murah tersebut akan dibangun di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di lokasi itu Tommy dan Bin Zayed berencana mengembangkan sekitar 3.000 hingga 4.000 unit rumah di atas lahan seluas 20 hektare. Lahan tersebut merupakan bagian dari 800 hektare lahan pengembangan, dari total 1.500 hektare lahan yang dikuasai PT Berkarya Makmur Sejahtera.
Rentang harga rumah yang ditawarkan, menurut Tommy, akan mengikuti patokan pemerintah sekitar Rp 148 juta hingga Rp 158 juta per unit. “Tentu saja kami tidak bisa membangun seluruhnya dalam waktu yang bersamaan. Kami akan lihat proyek di mana saja yang feasible dan persiapan tanahnya,” kata dia.
Selama ini Partai Berkarya mengusung misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kerakyatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Partai itu mengusung kampanye kemandirian pangan dan energi. Tak hanya berhenti pada jargon, partai bernomor urut 7 itu telah memiliki percontohan desa mandiri pangan dan energi di beberapa tempat, antara lain, Ciomas, Yogyakarta, Maluku dan Papua. Di desa-desa tersebut dikembangkan pertanian yang terintegrasi dengan peternakan dan produksi energi. Kebutuhan energi di lokasi-lokasi itu dipenuhi dengan produksi biogas kotoran ternak. Bahkan di Pesantren Nurul Iman, Parung, Bogor, kotoran para santri pun diolah menjadi biogas.
Sementara untuk memberdayakan UMKM, Partai Berkarya mendayagunakan toko grosir GORO sebagai pendukung kecukupan modal bergulir dan penyerap produk masyarakat. [ ]
#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#MilasariKusumoAnggraini

Markaz Syariah FPI. (foto: smsi)
BOGOR, JNNews --  Bila Front Pembela Islam (FPI) itu makhluk bernyawa, Pesantren Alam dan Agrokultural Markaz Syariah barangkali adalah wajah lembut organisasi penggerak amar ma’ruf nahi munkar tersebut. Selain aktivitas Laskar Pembela Islam (LPI)-nya yang selalu hadir membantu korban bencana di seantero negeri, Pesantren Markaz menjadi salah satu tangan FPI menebarkan rahmat Islam langsung ke masyarakat.

Pesantren Markaz Syariah didirikan sekitar delapan tahun lalu oleh Habib Rizieq.  Awalnya, Habib Rizieq benar benar terkejut dengan kuatnya pandangan anti-islam (Islamophobia) yang tak hanya melanda kalangan non Muslim, tapi bahkan umat Islam sendiri. Mereka, dalam pandangan Habib Rizieq, bahkan takut untuk menegaskan sikap sebagai Muslim yang kaffah.

"Karena itulah, pesantren ini dibangun sebagai benteng akidah ahlussunnah wal jamaah dan bercita-cita menghidupkan Islam yang benar-benar rahmat bagi alam," kata Habib Thahir Bin Hamid Alhamid, kakak kandung Habib Rizieq.

Tamu pesantren harus rela menempuh perjalanan berliku, merayapi jalanan lereng bukit curam di lereng Gunung Gede bila hendak datang berkunjung. Dengan menembus jalanan berlumpur selebar kurang lebih tiga meter sekitar tiga kilometer jauhnya dari kampung terdekat, Kampung Lemah Neundeut di Kelurahan Sukagalih, Mega Mendung, Kabupaten Bogor, kendaraan terbaik untuk datang ke Markaz Syariah sebenarnya adalah mobil siap offroad alias four wheel drive (4WD).

Pengunjung harus melewati tiga pos pemeriksaan sebelum bisa memasuki area pesantren. Pos pemeriksaan pertama berada di Kampung Lemah Neundeut, tepat di mulut sebuah kelok di pertigaan jalan. Jalan yang kentara baru, mungkin dibuat khusus untuk menuju kawasan pesantren. Pos kedua sekitar 500 meter sebelum pesantren. Pos terakhir sekaligus menjadi gerbang pesantren.

“Kami perlu bikin pos-pos pemeriksan karena selama ini banyak yang datang hanya untuk menulis dan menjelek-jelekkan kami,” kata Iye Aljufri, salah seorang pimpinan FPI Bogor. Menurut Iye, dirinya tak habis pikir mengapa keadaan keseharian di pesantren tak membuat para wartawan tertentu yang menyaksikan itu tergerak untuk menulis dengan jujur.

Setelah jalanan yang agak mendaki, para tamu akan segera menjumpai beberapa kumpulan bangunan. Salah satunya sebuah masjid berdinding kayu yang bertengger di area lereng yang sudah didatarkan. Dari kejauhan pun masjid dengan ukuran panjang sekitar 40 meter dan lebar 15 meter itu terlihat sebagai masjid yang berarsitektur terbuka. Kalau pun ada dinding, dinding itu sebenarnya adalah rak-rak penuh berisikan buku-buku tebal, tepatnya kitab karena kebanyakan bertuliskan aksara dan berbahasa Arab. Beberapa dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, terutama pada buku-buku jenis kamus dan ensiklopedi. Jumlahnya puluhan ribu, berderet di keempat dinding memanjang melebar, termasuk dinding-dinding penyekat di dalam area masjid.

Dengan kemampuan membaca Arab terbatas, tampak buku-buku masyhur dari para pemikir Islam, seperti Tahafut Al Falasifah tulisan Imam Al Ghazali dan kitab Al Umm karangan Imam Syafii berada di salah satu rak.

“Belum semua buku Habib Rizieq kami bawa ke sini,” kata Habib Muhammad bin Hussein Al Attas, penanggung jawab pesantren dan menantu Habib Rizieq. “Masih sekitar segini di Petamburan.” Petamburan adalah markas besar FPI di Jakarta.

Untuk tamu yang datang dengan niat bersih, pemandangan itu saja sudah akan membuat mereka mempertanyakan stigma FPI sebagai organisasi ‘garang’. Itu terjadi pada tokoh wanita kharismatik, Mbak Tutut Soeharto, yang pekan ini datang berkunjung. “Ternyata FPI ini luar biasa, tidak brutal sebagaimana dipikirkan sebagian orang,” kata Mbak Tutut di dua puluh menit pertama kedatangannya ke Markaz Syariah.

Tak banyak santri yang menimba ilmu di sini, karena pesantren pun belum membuka luas penerimaan santri. “Baru menerima santri yang datang dari cabang-cabang FPI dari seluruh daerah,” kata Abah Rashid, salah seorang kepercayaan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang saat ini tengah ‘hijrah’ di Arab Saudi.  Jumlahnya baru sekitar 100-an santri.

Namun semua itu tak harus membuat Markaz sepi dari persentuhan sosial dengan masyarakat sekitar. Setiap Jumat pesantren menggelar pengajian keagamaan, yang diakhiri makan siang gratis untuk seluruh jamaah. Waktunya mulai pukul 08 pagi, diselang shalat Jumat. Berlanjut hingga matahari mulai turun dari puncak posisinya, sebelum waktu Ashar. 

Rabu pekan pertama setiap bulan selalu membuat pesantren yang memiliki luas area 70-an hectare itu laiknya punya hajatan. Juga setiap hari Sabtu. Rabu awal bulan menjadi waktu acara pengajian bulanan yang melibatkan banyak ulama dan habib dari berbagai kabupaten di Jawa Barat. Umumnya mereka datang sejak dini hari, dari berbagai daerah di sekitar Jabodetabek, bahkan Cianjur dan Sukabumi serta Lampung.

Sementara setiap Sabtu pesantren membuka diri untuk warga sekitar berpiknik di area pesantren dan makan siang gratis bersama anak-anak dan keluarga mereka. “Itu amanat dari HRS yang terus kita jaga,” kata Abah Rashid. “Makanya, tuh ada perosotan, ayunan dan alat-alat permainan anak-anak di sini.” 

Di kedua momen itu, menurut Abdullah, salah seorang pengurus pesantren, area pesantren pun jadi berubah laiknya ‘pasar kaget’. “Banyak orang berjualan. Mulai jualan makanan, minuman, pakaian muslim-muslimah, atribut FPI, hingga poster para habib,” kata Abdullah. Menurut dia, pada saat-saat awal, yang datang hanya beberapa mobil. “Sekarang, lapangan parkir itu penuh,” kata dia, menunjuk sebuah dataran lapang yang bisa memuat parkir sekitar 100-an kendaraan roda empat.

Menurut Wakil Ketua Umum Pesantren Markaz Syariah, Syeikh Farid Bin Thalib, awalnya Habib Rizieq hanya berencana membangun pesantren seluas 2-3 ha. “Tapi semangat dan dukungan masyarakat begitu antusias, sehingga kini area pesantren mencapai 70-an hektare,” kata dia.

Di puncak dataran lain tampak kandang sapi dan kuda, serta areal yang ditanami sayur-mayur dan perkebunan alpukat jenis green gold, jambu kristal dan cengkeh.

Habib Musthofa Muladawilah, pengusaha ekspor buah ke Eropa dan Timur Tengah, mengatakan alpukat yang dibudidayakan santri Markaz Syariah itu berkualitas premium. “Harganya mahal. Bisa mencapai empat dolar AS per buah,” kata dia. Dia berharap  semua aktivitas itu akan membuat pesantren kian mandiri.

Sayangnya, kandang sapi berkapasitas hingga 100 ekor itu kini dibiarkan menganggur. Pasalnya, sapi perah yang selama ini dibudidayakan sudah uzur dan tidak produktif. “Satu persatu kami sembelih sebagai binatang kurban,” kata Habib Muhammad. (***)

#Imambesarfpi
#HabibRizieqShihab
#TututSoeharto

Titiek Soeharto bersama para pendukung Prabowo-Sandi. (foto: smsi)
SOLO, JNNews -- Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi yang lebih akrab dengan panggilan Titiek Soeharto mengaku telah mencium aroma kemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden bernomor urut 02, Prabowo-Sandi. Titiek melihat semua  bermula dari ketulusan hati rakyat yang sudah jenuh dengan kebohongan.

Titiek menyatakan hal itu dalam Kampanye Akbar  Calon Presiden-Wakil Presiden 02 Prabowo-Sandi, yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu 10 April. Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya itu naik panggung, berorasi setelah tokoh-tokoh koalisi 02 lainnya, antara lain Amien Rais dan Hidayat Nur Wahid berbicara.

“Menjelang 17 April, saya sudah mencium kemenangan pasangan calon 02. Ini adalah buah kerja kita bersama,"ujar Titiek, disambut tepuk tangan dan teriakan meriah ribuan peserta kampanye.

Menurut Titiek, dari kehadirannya menemani Prabowo dan Sandiaga berkeliling ke daerah-daerah, ia melihat ada hal sama yang terpancar dari sorot mata ribuan rakyat, mulai dari bapak-bapak pekerja kasar hingga emak-emak.

“Kami melihat ketulusan hati saudara-saudara, terpancar, semua untuk Indonesia kita, untuk Indonesia yang adil, makmur dan berdaulat," kata Titiek, calon anggota legislative Partai Berkarya dari daerah pemilihan Yogyakarta itu, yang kembali disambut riuh teriakan dukungan ribuan massa.

Titiek menilai, salah satu yang membuat rakyat bersatu dan bergerak untuk perubahan adalah kondisi ekonomi saat ini yang dirasa sulit. Harga-harga mahal, sementara lapangan pekerjaan begitu susah didapatkan. Ia mengingatkan, dulu ada yang berjanji akan menciptakan 10 juta lapangan kerja bagi rakyat, tetapi ternyata berbohong.

“Kita semua menjadi saksi kebohongan. Satu-satunya jalan ganti presiden. Pilih 02! Perjuangan ini adalah perjuangan untuk bangsa Indonesia. Agar kita bisa maju menjadi negara berdaulat, tidak malu-maluin sama negara tetangga,” kata dia.

Titiek memiliki harapan besar, setelah 2019 Indonesia menjadi bangsa yang bangga terhadap bangsanya sendiri, ia juga berterima kasih atas kedatangan warga yang menyemut, membuat tak sedikit pun tersisa ruang kosong di Stadion Sriwedari.

“Kita bersyukur masih diberi akal sehat untuk melihat ketimpangan di republik ini. Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang dengan tulus ikhlas telah datang ke sini,” kata dia.

Orasi Titiek memukau ribuan massa. Bahkan Prabowo sendiri turut berkomentar soal penampilan panggung Titiek yang mengobarkan semangat massa tersebut. 

“Partai emak-emak itu memang luar biasa, militan,” kata Prabowo Subianto, termasuk Mbak Titiek, militan juga tuh!” kata Prabowo yang segera disambut sorak-sorai para pendukung. “Lha, apa salahnya kalau saya sebut Mbak Titiek militant?” kata Capres no urut 02 itu retoris.

Namun bukan hanya itu yang membuat suasana kampanye riuh dan penuh gembira. Titiek sempat menyanyikan lagu romantic milik Element Band, ‘Rahasia Hati’.

“…Bila aku harus mencintai
Dan berbagi hati itu hanya denganmu.
Namun bila 'ku harus tanpamu
Akan tetap kuarungi hidup tanpa bercinta.."

Sontak nyanyian Titiek dengan lirik romantik itu membuat riuh para pendukung Calon presiden Prabowo yang memadati stadion.
"Bu Titiek curhat! Bu Titiek curhat!" seru mereka dalam teriakan gembira. “Ayo balikan…Balikan! Rujuk! Rujuk!” kata mereka antusias.
“Apa?” teriak Titiek, bertanya.
“Rujuk! Rujuk!”
“Insya Allah,” kata Titiek dengan senyum terkembang lebar. “Pokoknya kita kerja bersama untuk Indonesia yang adil dan makmur.”

Kampanye calon presiden 02 Prabowo Subianto di Solo itu juga dihadiri Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, serta Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TitiekSoeharto
#PrabowoSubianto
#Pilpres2019
#2019GantiPresiden

Habib Rizieq Shihab. (foto: smsi)
BOGOR, JNNews -- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mendoakan Partai Berkarya, partai dengan nomor urut 7, lolos parlementary threshold dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 dan mendudukkan wakil-wakilnya di parlemen yang akan berjuang membela agama, bangsa, dan negara.

“Saya berdoa Partai Berkarya, yang selama ini setia mengawal hasil ijtima ulama, lolos parlementary threshold bersama partai-partai koalisi lainnya,” ujar Habib Rizieq dalam pesan video langsung dari Kota Suci Makkah, Arab Saudi, yang ditayangkan saat kunjungan Siti Hardiyanti Rukmana dan Siti Hutami Endang Adiningsih ke Pesantren Markaz Syariah di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Rabu 10 April 2019.

Habib Rizieq juga menyambut gembira kunjungan Mbak Tutut dan Mbak Mamiek-- demikian putri sulung dan bungsu almarhum Pak Harto itu disapa, serta jajaran Partai Berkarya ke Pesantren Markaz Syariah. Ia berharap kelak Partai Berkarya menjadi partai yang berjaya.

“Kami berdoa Partai Berkarya bisa berjaya,” ujar Habib Rizieq yang disambut ucapan “aamiin” semua yang hadir di depan video layar lebar itu.

Sebelumnya, dalam sambutan di depan pengurus Pesantren Markaz Syariah dan sejumlah santri Mbak Tutut mengatakan kiprah FPI selama ini telah terbukti mengamankan bangsa. “Itulah yang membuat saya bangga dan yakin bahwa FPI itu luar biasa,” kata Mbak Tutut.

Ikon Partai Berkarya itu juga mengatakan, pada 2004 lalu saat bencana tsunami melanda Daerah Istimewa Aceh, FPI memperlihatkan peran serta luar biasa dengan membantu aparat TNI dan bahu membahu menolong para korban dan keluarga mereka.
"Kita harus menghormati apa yang telah dilakukan FPI,” ujar Mbak Tutut.

Pesantren Markaz Syariah terhampar di atas tanah seluas 70 hektare, dengan fasilitas ruang belajar dan asrama santri sangat layak dan modern. Ada perkebunan buah, antara lain jambu kristal dan alpukat greengold, serta kebun sayuran  yang terhampar luas.

Habib Muhammad bin Husein al Attas, menantu Habib Rizieq, memberi penjelasan tentang semua fasilitas pesantren, termasuk hasil pertanian berupa alpukat greengold produk pesantren yang sudah ekspor ke Eropa dan Timur Tengah.

"Senang sekali mendapat informasi pesantren telah bisa ekspor alpukat greengold ke Eropa dan Timur Tengah," kata Mbak Tutut, tokoh wanita kharismatik ini di hadapan para habaib dan pengurus pesantren.

“Apa yang dilakukan FPI adalah perjuangan di jalan Allah. Itu yang membuat FPI berani, amanah dan bertanggung  jawab.” Sebagai sesama saudara, Mbak Tutut juga mengingatkan agar FPI berhati-hati dengan mereka yang bermaksud menunggangi dan bertujuan merusak nama baik organisasi.  Ia juga berharap dalam doa  agar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bisa segera kembali ke Tanah Air setelah terjadi perubahan yang akan memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

Kepada para santri Mbak Tutut bernasihat agar mereka giat membangun diri menjadi manusia yang berguna bagi umat, bangsa dan negara.

“Jadilah generasi penerus yang berguna,” kata Mbak Tutut. Ia juga mengingatkan betapa besar peran pesantren dalam membantu pemerintah membangun sumber daya manusia (SDM). "Pemerintah tak akan mampu menangani pendidikan seluruh rakyat sendirian. Peran pesantren sangat membantu," kata dia.

Mamiek Soeharto yang ikut dalam kunjungan itu mengatakan bersyukur bisa bersilaturahmi ke Markaz Syariah. Ia yakin, kunjungan tersebut membuka peluang dirinya bisa berjuang bersama FPI di jalan Allah. Kerja sama itu terbuka di bidang pertanian, perikanan dan peternakan, demi kejayaan bangsa dan negara.

"Kami terpanggil untuk berjuang demi kemaslahatan rakyat, " kata Mamiek. "Kami ingin Indonesia kembali makmur, berdaulat dan disegani bangsa lain,” pungkas Mamiek. (*)

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TututSoeharto
#HabiebRizieqShihab
#Imambesarfpi

Mbak Tutut (kanan) bersama Mamiek Soeharto (kiri) saat berkunjung ke Pesantren Markaz Syariah di Mega Mendung, Bogor. (foto: smsi) 
BOGOR, JNNews -- Siti Hardiyanti Rukmana, putri sulung almarhum Presiden Soeharto, mengatakan Front Pembela Islam (FPI) berperan mengamankan bangsa.

"Saat 212 tidak ada kekacauan. Semuanya rapi dan bersih, Itulah yang membuat saya yakin FPI luar biasa dan tidak brutal," kata tokoh wanita kharismatik yang biasa disapa Mbak Tutut saat berkunjung ke Pesantren Markaz Syariah di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Rabu 10 April 2019.

Tahun 2004, lanjut Mbak Tutut, FPI juga memperlihatkan peran serta luar biasa besar saat terjadinya bencana tsunami di Aceh. FPI membantu aparat TNI dan membantu sesama warga Indonesia.

"Kita harus menghormati apa yang dilakukan FPI, " ujar Mbak Tutut, ikon Partai Berkarya, partai dengan nomor urut 7 di pemilu 2019.

Pesantren Markaz Syariah terhampar di atas tanah seluas 70 hektare. Ada kebun Alpukat jenis greengold di dalamnya selain ruang belajar dan asrama santri.

Habib Muhammad bin Husein Al Attas, menantu Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab, memberi penjelasan tentang semua fasilitas pesantren, termasuk usaha santri di bidang pertanian, antara lain budidaya Alpukat jenis greengold produk pesantren yang sudah ekspor ke Eropa dan Timur Tengah.

"Senang sekali mendapat informasi pesantren telah bisa ekspor alpukat greengold ke Eropa dan Timur Tengah, " kata Mbak Tutut.

Mbak Tutut sekali lagi memuji peranan FPI yang luar biasa. Apa yang dilakukan FPI berada di jalan Allah. FPI, lanjutnya, berani dan bertanggung jawab atas peran-peran yang dilakukannya di masyarakat.

Mbak Tutut juga mengingatkan agar FPI jangan sampai ditunggangi orang-orang yang bertujuan merusak nama baik organisasi, dan berharap dalam doa semoga Imam Besar FPI,  Habib Rizieq Shihab, segera kembali ke tanah air setelah terjadi perubahan yang akan memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

Kepada para santri Mbak Tutut berpesan untuk menjadi generasi penerus yang berguna. Ia juga mengingatkan peran pesantren yang sangat membantu pemerintah membangun sumber daya manusia.

"Pemerintah tak akan mampu  menangani pendidikan seluruh rakyat sendirian, peranan pesantren sangat membantu," katanya.

Mamiek Soeharto, yang ikut dalam kunjungan itu, mengatakan bersyukur bisa ke Markaz Syariah dan bersama FPI berjuang di jalan Allah.

Menurut Mamiek, dari kunjungan ini terbuka peluang kerjasama di bidang pertanian dan peternakan. Semoga kerjasama bisa ditingkatkan demi kejayaan umat, bangsa dan negara.

"Kami terpanggil untuk berjuang demi kemaslahatan rakyat, kami ingin Indonesia kembali makmur berdaulat dan disegani bangsa lain." Pungkaa Mamiek. (*)

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TututSoeharto
#HabiebRizieqShihab
#Imambesarfpi

Tommy Soeharto di grand opening GORO. (foto: smsi)
JAKARTA, JNNews -- Membawa kesejahteraan kepada rakyat banyak dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, termasuk bagi kaum difabel, menjadi salah satu program unggulan Partai Berkarya. Melalui jaringan toko grosir GORO, Partai Berkarya mewujudkan kepedulian kepada kaum difabel dengan memberi mereka kesempatan untuk bekerja.

"Setiap masyarakat tanpa kecuali memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pekerjaan, termasuk kaum difabel," ujar Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto saat melakukan Grand Opening GORO di Cibubur, Gn Putri - Bogor, belum lama ini. Dengan rencana besar untuk melebarkan jaringan GORO ke seluruh Indonesia, kesempatan bekerja untuk kaum difabel pun menjadi lebih besar.

Tommy menegaskan, telah lama dirinya meyakini bahwa kaum difabel pun  memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia.
“Kami berharap, langkah pemberdayaan yang kami lakukan ini bisa menggerakkan para pengusaha grosir lain untuk juga melibatkan kaum difabel,” kata Ketua Umum partai politik peserta Pileg dengan nomor urut 7 tersebut. Hingga saat ini, menurut Tommy, sudah tercatat tak kurang dari 100 komunitas difabel di Jawa yang terhubung dengan program GORO.

“Bagi Partai Berkarya, melibatkan partisipasi aktif kalangan difabel juga merupakan bagian dari prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang kami yakini. Ekonomi kerakyatan dalam visi kami adalah ekonomi yang menjangkau dan melibatkan masyarakat hingga level terbawah, termasuk kalangan difabel,” kata Tommy.

Sementara itu Milasari Kusumo Anggraini, Direktur Utama PT. Berkarya Makmur Sejahtera—badan usaha yang menaungi GORO, menyatakan bahwa melibatkan para difabel untuk berkarya di GORO  adalah bagian dari visi ekonomi kerakyatan Partai Berkarya.  Dalam visi partai, ekonomi kerakyatan tak hanya ekonomi dari, oleh dan untuk rakyat, melainkan pula ekonomi yang antidiskriminasi, termasuk diskriminasi berdasarkan asumsi mampu tidaknya seseorang melakukan sebuah pekerjaan.  Program yang juga berisikan pembinaan dan pemberdayaan itu pun secara langsung telah memberikan peluang dan kesempatan yang sama bagi kalangan difabel.

“Pembinaan sudah berlangsung di Wonosobo. Jadi, GORO akan menyeleksi peserta sesuai dengan kompetensi mereka,” kata Milasari.

Lebih lanjut Milasari menambahkan bahwa kalangan difabel yang saat ini dibina di GORO Cibubur ditujukan untuk posisi kasir dan stocking.

“Pembinaan telah memberikan mereka kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan, termasuk entry data,” ujarnya.

Untuk difabel bawaan lahir, seperti autis, Milasari menyebutkan tidak tertutup kemungkinan untuk bisa bergabung dalam program tersebut.

“Kami melakukan hal ini secara bertahap.  Tidak tertutup kemungkinan, meski tentunya mereka harus mengikuti pembinaan dan peningkatan kualifikasi untuk posisi yang diperlukan,” kata Milasari.

GORO, menurut dia, merupakan toko grosir pertama dan satu-satunya di dunia saat ini yang membuka kesempatan bagi kalangan difabel untuk bekerja.

“Kami  percaya, kalangan difabel pun bisa bekerja, berkarya dan berkontribusi kepada masyarakat. Saat ini, antara lain, melalui GORO,” pungkas Milasari. [ ]

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra

Mbak Tutut (kiri) saat memberikan sambutan di acara Roadshow Kebangsaan. (foto: smsi)
BOGOR, JNNews -- Tokoh wanita kharismatik, Siti Hardiyanti Rukmana yang kerap disapa Mbak Tutut mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menjadikan Indonesia bangsa yang dihormati dunia. Mbak Tutut mengingatkan, Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan berbagai potensi alam lainnya, pernah disegani dunia.

Pernyataan Mbak Tutut yang merupakan kakak Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto itu ditegaskannya saat melakukan Roadshow Kebangsaan ke Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Parung, Bogor, Jawa Barat.

Menurut  Mbak Tutut, Indonesia memiliki banyak keutamaan untuk tampil sebagai bangsa besar yang disegani dunia. Kekayaan alam Indonesia, di darat, di laut dan di dalam perut bumi begitu berlimpah.

“Semua seharusnya menjadi jembatan emas untuk menjadi bangsa besar, setara dan dihormati bangsa-bangsa besar lainnya di dunia,” kata Mbak Tutut, disambut tepuk tangan dan pekik ‘Allahu Akbar’ dari sekitar 2.500 santri dan santriwati yang memadati masjid jami di pesantren tersebut.

Di hadapan para santri, putri sulung Pak Harto itu juga beramanat agar para santri senantiasa rajin belajar, menempa diri untuk menjadi pejuang bagi bangsa di kelak kemudian hari.

“Tidak perlu minder walau (lahir) dari keluarga pas-pasan. Pak Harto kecil juga bukan dari keluarga berada. Jangan sia-siakan perjuangan Umi,” kata Mbak Tutut, menyebut Umi Waheeda binti Abdul Rahman, pimpinan Pondok Pesantren Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman (Islamic Boarding School). Sebelumnya, Umi, istri almarhum pendiri pesantren Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abu Bakar, adalah seorang warga negara Singapura.

Merespons Mbak Tutut,  Umi Waheeda menyatakan rasa kekagumannya yang tinggi kepada Pak Harto. Menurut Umi, Pak Harto banyak berjasa kepada bangsa Indonesia dengan melakukan pembangunan di segala bidang yang mensejahterakan seluruh bangsa. 

“Kita semua sangat berhutang budi. Saat Bapak Soeharto menjadi presiden, Indonesia bukan hanya berhasil dalam pembangunan dan mensejahterakan rakyatnya, namun juga menjadi negara yang disegani dunia,” kata Umi, disambut pekik takbir para santri.

Pada saat itu, kata Umi, Indonesia bahkan berhasil mencapai swasembada beras yang diakui Badan Pangan Dunia (FAO).

“Jadi, bukan justru banyak mengimpor beras dan merugikan para petani, rakyat kita sendiri," kata dia.

Sebagai mantan warga negara Singapura, Umi menegaskan bahwa dirinya tahu betul bagaimana Pak Harto disegani di kawasan.

“Lee Kuan Yew, PM Singapura, itu hanya takut sama Pak Harto!” kata Umi, yang menggratiskan biaya belajar, biaya hidup dan aneka keperluan 15 ribu santrinya itu. 

Di hadapan ribuan santri yang hadir memadati masjid besar itu, Umi menegaskan bahwa almarhum Abah Saggaf pernah menyatakan bahwa Pak Harto itu seorang yang diberkahi Allah.

“Almarhum pernah bilang, Pak Harto itu seorang yang sangat diberkahi (very very blessed man) yang sangat membela kaum Muslim dan menjadikan rakyatnya tak pernah lapar. Ingat, hungry man akan segera jadi angry man!” kata Umi.

Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman didirikan pada 1998 oleh almarhum Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abu Bakar bin Salim. Pesantren itu lahir dari keprihatinan Habib Saggaf melihat banyak para remaja putus sekolah serta tidak mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena kemiskinan.  Sejak awal, memang pesantren ini menggratiskan semua hal yang berkaitan dengan keperluan para santri.

Pesantren yang namanya al-Ashriyyah berarti modern itu kini dikenal sebagai pesantren mandiri dengan 15 ribu santri dan 48 jenis usaha yang digeluti warga pesantren. Pesantren dengan area 25 hektare yang kini telah bekerja sama dalam bisnis fintek dengan menggandeng Bank Tabungan Negara dan Bank Indonesia, itu bermula dari kobong bambu berukuran 3x4 meter sebagai asrama pertama. (*)

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TututSoeharto

Titiek Soeharto ditengah kerumunan pendukung Prabowo-Sandi. (foto: smsi)
YOGYAKARTA, JNNews -- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan siap untuk menjaga NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika jika dirinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia dalam Pilpres 2019 mendatang. Prabowo juga berjanji untuk mengembalikan kejayaan Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto dalam sebuah wawancara cegat usai bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Senin 8 April. Menurut Titiek, Prabowo menyatakan hal itu sebagai jawaban atas pesan khusus yang disampaikan Sri Sultan HB X ketika bertemu dengan Prabowo dan rombongan.

Pertemuan tersebut merupakan inisiatif dari Prabowo sebagai tanda hormat kepada Sri Sultan.

“Saya hari ini akan berkampanye di Yogya. Jadi saya merasa harus melakukan ‘sowan’, sekaligus ‘kulonuwun’ kepada Ngarso Dalem Sri Sultan HB X,” kata Prabowo.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu Sri Sultan ditemani sang istri GKR Hemas. Sementara Prabowo didampingi Ketua BPN Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, Wakil Ketua BPN Rachmawati Soekarno Putri dan Titiek Soeharto.

Selain pesan untuk senantiasa menjaga NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, Sri Sultan juga meminta Prabowo membentuk pemerintahan yang efektif, yang mampu mengembalikan kejayaan Indonesia.

“Pak Prabowo menyanggupi semua pesan luhur Sri Sultan,” kata Titiek.

Pertemuan antara Sri Sultan dengan rombongan Prabowo berlangsung dalam suasana yang sangat santai dan penuh guyon. Wajah Prabowo terlihat berseri-seri ketika keluar ruangan, menuju Stadion Kridosono, tempat kampanye akbar calon presiden 02 digelar.

Sepekan sebelumnya, saat melakukan peletakan batu pertama dibangunnya Pasar Desa Modern di Desa Trirengo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Titiek menegaskan bahwa sambutan meriah terhadap Prabowo di setiap daerah yang dikunjunginya itu sangat jelas merupakan spontanitas masyarakat. Semua sambutan antusias warga itu turut memberikan dorongan semangat yang besar buat Tim 02 memenangkan Pemilu.

Sambutan meriah dari rakyat itu menurut Titiek juga mencerminkan bahwa rakyat sudah sangat rindu dengan pemimpin amanah dan kapabel.

“Pemimpin yang punya kemampuan untuk melakukan perbaikan bagi Indonesia ke depan, yakni , yang bisa membangun bangsa, segera mengentaskan kemiskinan dan memerangi kebodohan agar Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” kata Titiek yang juga caleg Dapil Yogyakarta dari partai politik ber nomor urut 7, Partai Berkarya .

Saat itu Titiek juga berpesan agar warga masyarakat memilih pemimpin yang pas dengan hati nurani. Saat menyatakan ‘pas’ Titiek memberikan tekanan pada kata tersebut. [ ]

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#TitiekSoeharto
#PrabowoSubianto
#Pilpres2019
#2019GantiPresiden
Powered by Blogger.