Halloween party ideas 2015

Para peserta uji kompetensi praktek kerja langsung sedang mendapatkan arahan dari Tim LPJK. (foto: lpjk/bm)

LAMPUNG TENGAH, JNNews -- 
Sebanyak 60 peserta PelatihanTenaga Kerja Terampil Konstruksi Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah utusan dari sejumlah perusahaan mitra Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) pada siang hari ini, Selasa (23/04/2019) mengikuti tahapan uji materi kompetensi dengan praktek langsung pekerjaan Lapisan Penetrasi (Lapen) di ruas jalan di Bandarjaya kabupaten setempat.

Pengawasan langsung tim penguji dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Lampung, disampaikan Penguji yang  juga  pemateri pembekalan peserta sertifikasi, Ir. Sudi Hartono, MM, mengatakan, peserta antusias mengikuti kegiatan uji praktek langsung dengan memperbaiki salah satu badan jalan yang rusak di Bandarjaya Timur dengan membersihkan material dan air yang menggenangi badan jalan.


Para peserta sedang mempraktekkan Pekerjaan pengerasan Lapen di bawah pengawasan LPJK. (foto: lpjk/bm)

"Kita melaksanakan perbaikan-perbaikan jalan yang rusak,  pertama kali kita lakukan adalah pembersihan material-material yang rusak dan dibersihkan dari genangan air, setelah itu penaburan agregat sub base (lapisan batuan dasar) terus di padatkan," jelas Sudi Hartono sela-sela kesibukannya mengawasi para peserta dilokasi, Selasa (23/04/2019).

Proses selanjutnya, tambah Sudi Hartono, "para peserta sertifikasi melakukan prime coat (lapisan dasar) dengan menggunakan aspal lalu ditaburi agregat (batu pecahan) ukuran 3x5 Cm, setelah itu dilakukan pemadatan dan selanjutnya di coating (disiram) dengan aspal dan ditaburi agregat ukuran 2x3 Cm dipadatkan terus di coating kembali dengan aspal terus ditabur agregat ukuran 1x2 Cm dipadatkan selanjutnya di coating lagi dengan aspal dan terakhir di tutup dengan abu batu atau pasir," paparnya.


Tim LPJK dan Kabid serta Kasi Dinas Bina Marga Lamteng. (foto: lpjk/bm)

Sebagian besar peserta, menurut Sudihatono, baru mengetahui pekerjaan yang diujikan terutama urutan pengerasan Lapen.

"Peserta sebagian besar baru mengetahui pekerjaan perkerasan lapen urut urutannya pas waktu praktek tadi," imbuhnya.

Hadir pada saat itu, tim penguji dari LPJK, Kabid dan Kasi Dinas Bina Marga serta para peserta.

Sebelumnya, pada hari pertama Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) telah menggelar kegiatan Pelatihan Tenaga Kerja Terampil Konstruksi Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah kepada para pekerja jasa konstruksi yang diikuti 60 orang peserta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari Pemateri LPJK Ir. Sudi Hartono, di ruang rapat Hotel Revive di Bandarjaya, Senin (23/04/2019).

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Lamteng, Ir. Ismail, MT, kegiatan tersebut berfokus pada peningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja jasa konsultan yang memang sudah diperintahkan undang-undang Jasa Konstruksi.

"Peningkatan kualitas pekerja konstruksi merupakan amanat Undang Undang Nomor 02 tahun 2017 Pasal 70 ayat 1 tentang Jasa Konstruksi, dalam pasal itu sudah sangat jelas, setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi, wajib memiliki Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)," papar Kadis saat pembukaan acara di ruang rapat di hotel Revive Bandarjaya, Lamteng, Senin (22/23/2019).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 60 orang peserta, lanjut Ismail, diharapkan para pekerja konstruksi yang telah memiliki kompetensi di bidang jasa konstruksi memiliki daya saing dan mampu sebagai tuan rumah diwilayahnya sendiri.

"Kita berharap kegiatan ini mampu menambah jumlah pekerja konstruksi yang profesional dan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pekerja konstruksi yang berkompeten dan berdaya saing agar tenaga kerja konstruksi yang ada selanjutnya bisa menjadi tuan rumah di wilayah kita sendiri," jelas Kadis.

Dalam hal peningkatan kualitas pekerja konstruksi, tambah Kadis Bina Marga, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan untuk Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 450 orang pekerja konstruksi telah bersertifikat kompetensi dari jenis bidang jasa konstruksi seperti jalan dan jembatan, gedung dan saat ini Kabupaten Lampung Tengah telah mempunyai 25 orang pada tahun 2018 dan akan bertambah 60 orang yang saat ini sedang mengikuti pelatihan selama dua hari 22-23 April 2019, sehingga Dinas Bina Marga akan menghasilkan sebanyak 85 orang pekerja konstruksi berkompeten.

"Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan untuk Kabupaten Lampung Tengah  450 orang dan kita harapkan pada kegiatan saat ini Dinas Bina Marga dapat menambah jumlah pekerja konstruksi bersertifikasi," tutur Kadis. (jn)

Post a Comment

Powered by Blogger.